[VoB2021] An Effort to Learn the Diin


Voice of Bayyinah (VoB) Hari ke-505

Topik: Pearls from Juz ‘Amma

Senin, 8 November 2021

Materi VoB Hari ke-505 | An Effort to Learn the Diin (الدين)

Oleh: Nita Fridayani

#MondayJuzAmmaWeek72Part1

Part 1

🧐🧐🧐

Surat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang unik berkaitan dengan sikap kita:

1️⃣ bagaimana kita berinteraksi kepada non muslim, serta 

2️⃣ bagaimana cara kita menanggapi orang di luar kita.

Ketika itu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam sedang melakukan pertemuan dengan para pemuka Quraisy dengan tujuan menyampaikan sebuah kebenaran (Al-Qur’an).

Pertemuan itu merupakan kesempatan besar. Jika para pemuka Quraisy dapat menerima dakwah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam tersebut, maka hal itu dapat memengaruhi para pengikutnya juga untuk mengenal Islam.

Namun di tengah pertemuan tersebut, seorang yang buta yang merupakan anak dari paman Khadijah radhiyallahu ‘anha, ‘Abdullah bin Ummi Maktum menginterupsi dan memanggilnya dengan panggilan “Yaa Muhammad”. 

Padahal dalam Al-Qur’an saja, panggilan atau seruan untuk Rasulullah tidak pernah menggunakan namanya secara langsung, melainkan dengan sebutan “Wahai Nabi Allah” atau “Wahai Utusan Allah (Rasulullah)”. 

‘Abdullah bin Ummi Maktum begitu antusias ketika mendengar suara Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam dan tidak mengetahui bahwa sedang ada pertemuan penting saat itu.

Dia meminta Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam membacakan dan mengajarkannya beberapa wahyu yang telah diturunkan Allah kepadanya (Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam). 

Permintaan itu diulanginya beberapa kali, namun Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam tidak mengindahkan hal tersebut dan berpaling.

Sebab permintaan tersebut bukanlah hal prioritas bagi Rasulullah shalallahu ‘alaihih wasalam saat itu.

Ditambah lagi, ‘Abdullah bin Ummi Maktum merupakan kerabat dekat dan bisa menanyakan hal tersebut kapan saja secara langsung kepada Rasulullah selain di waktu itu.

عَبَسَ وَتَوَلّٰىٓۙ

Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,

اَنْ جَاۤءَهُ الْاَعْمٰىۗ

karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).

Pada permulaan surah ini, Allah menegur Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam yang bermuka masam dan berpaling dari seorang yang buta.

Allah tidak menyebutkan nama ‘Abdullah bin Ummi Maktum dalam ayat tersebut.

Imam Razi menyoroti maksud dari seseorang yang buta tersebut adalah seseorang yang berupaya begitu keras untuk menjangkau Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam untuk mempelajari agama Islam.

Dalam ayat ini, Allah ingin menanamkan sebuah nilai dengan menempatkan seseorang yang cacat (disabilitas), yang memiliki tantangan/kesulitan seperti itu, namun tetap mencoba untuk mempelajari agama-Nya.

💐💐💐

Sumber: Bayyinah TV / Home / Quran / Deeper Look / 80. ‘Abasa / 01. ‘Abasa (Ayah 1-10) – A Concise Commentary (00.00-22.25)


Penutup

Semoga Allah terangi, lembutkan, dan kuatkan hati kita dengan cahaya-Nya.🤲

Mohon doakan kami agar bisa istiqomah berbagi mutiara-mutiara-Nya.🙏

Jazakumullahu khairan😊

Salam,

The Miracle Team 

Voice of Bayyinah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s