[SSR1442] Al-Baqarah ayat 222


Sharing Subuh Ramadan #20

Tanggal: 2 Mei 2021

Kontributor: Rama

Notulis: Sylvani Dewita

Kita tidak boleh lepas dari kegiatan istigfar kepada Allah, memohon ampunan kepada Allah. Apalagi di hari-hari menjelang berakhirnya bulan Ramadhan ini.

Shortcut to Heaven, ternyata ada jalan pintas untuk menuju surga dengan lebih cepat dan lebih mudah yaitu dengan taubat.  Bertaubat tidak hanya mengurangi timbangan amal keburukan namun juga untuk meringankan Langkah kita untuk menuju surga.

Allah berfirman dalam surah al-baqarah ayat 222 : Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat.

Contoh Perspektif manusia yang berbuat salah kepada manusia lainnya:

  • Si A berteman dengan si B
  • Si A menyinggung perasaan si B
  • Si B sakit hati
  • Si A meminta maaf kepada si B
  • SI B memaafkan si A
  • Si A Kembali menyinggung perasaan si B
  • Si B sakit hati lagi
  • Si A meminta maaf Kembali kepada si B
  • Si B Kembali memaafkan si A

Pada umumnya manusia akan sulit memaafkan atau menerima saat ada manusia lain yang berubat salah atau menyinggung perasaanya.

Namun, bagaimana sikap Allah terhadap hambaNya yang selalu mengulang kesalahannya?

  1. Allah tidak hanya mengampuni tetapi juga mencintai orang-orang yang memohon ampun.
  2. Seberapapun banyaknya dosa yang kita lakukan, Allah SWT tidak akan pernah berhenti untuk mengampuni kita. Selama manusia hidup didunia ini, manusia tidak akan terhindar dari dosa karena banyak sekali godaan di dunia ini maka hendaklah kita bijak dalam menghitung dosan kita.
  3. Satu satu nya Dzat yang mampu memaafkan atau mengampuni manusia yang berbuat kesalahan berulang kali hanyalah Allah SWT.

Manusia adalah makhluk yang sensitive, pada umumnya manusia akan sulit untuk memaafkan pada tingkat maaf tertinggi karena hati manusia itu memang didesain mempunyai batas perasaan tertentu sehingga jika perilaku tersebut sudah keterlaluan makan memang sulit untuk memberi maaf.

Banyak manusia berfikir bahwa untuk masuk surga harus membawa banyak amalan kebaikan. Padahal seharusnya manusia juga harus memperhitungkan amal buruk untuk selalu menghindari perbuatan dosa.

Kiat kiat mengambul jalan pintas menuju surga

  1. Jangan hanya fookus mengoleksi pahala, perhitungkan juga amal buruk.
  2. Menghindari dosa-dosa kecil dan kemudian dosa-dosa besar
  3. Jangan berdosa kalau tidak kepepet. Manusia diberi akal sehat untuk memutuskan saat kita berada pada keadaan dimana kita tidak bisa menghindari dosa.
  4. Apabila berdosa, jangan sampai ada yang tahu karena bisa menimbulkan dosa yang lain seperti dosa ghibah
  5. Jangan mengajak orang lain untuk berdosa.
  6. Apabila berdisa, segeralah bertaubat
  7. Yakinlah dalam hati bahwa semua dos akita sebanyak apapun, akan diampuni oleh Allah. Kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah.

Kisah pertaubatan yang popular

  1. Kisah pertaubatan tukang jagal yang telah membunuh 99 nyawa.

Setelah melakukan dosa tersebut, si tukang jagal ini mulai merasa bersalah dan mencoba mencari hidayah. Ia kemudian pergi kepada seorang ulama dan ulama tersebut berkata bahwa semua dosa tukang jagal ini dapat diampuni asalkan dia bertaubat dengan sungguh-sungguh dan menyarankannya agar tukang jagal ini harus pindah ke tempat yang lebih baik karena dari cerita si tukang jagal tersebut bahwa ia tinggal di tempat yang banyak perbuatan dosa.  Namun saat ditengah diperjalanan untuk pindah dari tempat yang baru dan lebih baik, si tukang jagal ini meninggal dunia dan ternyata dia masuk surga. Hal ini dikarenakan oleh kecendrungan wajah si tukang jagal yang ternyata lebih cendrung menghadap tempat yang baru dibandingkan dengan tempat tinggalnya yang lama dan buruk.

  • Kisah pertaubatan shahabiyah yang hamil di luar nikah. Shahabiyah ini mengakui dosa nya dan meminta agar dia dirajam saja namun hukum rajam tersebut tidak bisa dilakukan karena shahabiyah tersebut hamil dan setelah melahirkan ia harus menyusui anaknya yang masih kecil. Setelah anaknya besar, maka dilakukanlah hukum rajam tersebut dan perempuan tersebut meninggal. Ternyata perempuan tersebut telah diampuni oleh Allah sebelum hukum rajam tersebut dilakukan bahwa shahabiyah itu masih memiliki kesempatan untuk mebawa 70 orang lagi bersamanya menuju surga. Betapa besarnya ampunan Allah.

Sesi tanya jawab

  1. Shalat taubat bisa dilakukan untuk semua dosa dan kapan saja namun memang disarakan untuk dosa-dosa besar. Untuk dosa-dosa kecil bisa memohon ampunan Allah dengan istigfar sebanyak mungkin.
  2. Di akhir-akhir hidup kita penting untuk merefleksikan diri kita, bahwa kita condong pada kebaikan atau keburukan. Jangan lupa selalu berdoa kepada Allah agar kita dimatikan Allah dalam keadaan yang husnul khotimah.
  • Tobat orang yang menzalimi manusia lain dan sifatnya massal yaitu harus meminta maaf langsung kepada manusia-manusia yang pernah ia zalimi tersebut.
  • Bertaubat dari dosa ghibah yaitu meminta maaf kepada manusia yang kita ghibahi.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=gmoHqVZNQvE

One thought on “[SSR1442] Al-Baqarah ayat 222

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s