[VoB2021] Mengendalikan Rasa


Voice of Bayyinah (VoB) Hari ke-420

Topik: Heavenly Order

Ahad, 15 Agustus 2021

Materi VoB Hari ke-420 Pagi | Mengendalikan Rasa

Oleh: Muchamad Musyafa

#SundayHeavenlyOrderWeek60Part1

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

🤚🏼❤️✋🏼

Kita akan melanjutkan pembahasan tentang tadabur Al-Qur’an. Minggu lalu kita belajar bahwa menadaburi Al-Qur’an itu meliputi dua dimensi.

Yang pertama, bahwa dengan tadabur maka akan memperkuat keyakinan secara intelektual dengan menghilangkan pertentangan antara ayat satu dengan lainnya. Yang Kedua, bahwa dengan tadabur maka akan membuka kunci hati kita.

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ ٱلۡقُرۡءَانَ أَمۡ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقۡفَالُهَآ  

Maka tidakkah mereka menghayati Al-Qur’an ataukah hati mereka sudah terkunci. (QS. Muhammad 47 : 24)

🤚🏼❤️✋🏼

Sebenarnya ayat ini tidak secara langsung mengatakan bahwa orang yang tidak menghayati Al-Qur’an maka hati mereka akan dikunci. Secara susunan bahasa pada ayat ini terdapat frasa aqfaalu + haa yang artinya kunci-kunci + nya (hati).

Jadi kunci yang mengunci hati tersebut adalah kunci yang memang berasal dari hati itu sendiri. Maksudnya bahwa memang ada kecenderungan dalam hati manusia itu sendiri, bahwa ketika kondisi hati itu sudah kian parah maka hati itu akan menutup dengan sendirinya. Hati itu akan menghancurkan dirinya sendiri dari dalam.

🤚🏼❤️✋🏼

Ada beberapa hal yang Allah ﷻ taruh di dalam diri kita seperti nafsu makan, hasrat, emosi, perasaan. Beberapa hal ini sifatnya bisa mengonsumsi diri manusia itu sendiri.

Emosi marah misalnya, sebenarnya ini adalah emosi yang sehat, tetapi ketika emosi marah ini mendominasi maka ia akan mengambil alih diri kita.

Emosi kesedihan juga merupakan emosi yang sehat, terkadang kita memang butuh merasakan kesedihan. Namun ketika emosi kesedihan ini sangat mendominasi, maka ia juga akan mengambil alih kesadaran diri kita.

Sifat kerakusan pada level tertentu tentunya bisa menjadi bermanfaat. Sifat rakus pada level yang terkendali akan memotivasi orang untuk mendapatkan sesuatu lebih. Seseorang akan menjadi lebih rajin belajar, lebih rajin bekerja agar mendapatkan ilmu yang lebih banyak, agar mendapatkan penghasilan yang lebih banyak untuk kesejahteraannya. Namun jika sifat kerakusan ini tidak terkendali, sangat mendominasi, maka ia akan menjadi penyakit hati yang bisa menghancurkan kehidupan orang itu sendiri.

🤚🏼❤️✋🏼

Itulah sifat, emosi, perasaan dari diri manusia yang Allah ﷻ anugerahkan pada kita. Kita bisa menggunakannya untuk tujuan yang bermanfaat ketika kita bisa mengendalikannya. Namun jika kita tidak bisa mengendalikannya, maka hati kita akan menjadi terkunci, mati. 

Dengan disampaikannya surat Muhammad ayat 24 di atas, maka Allah ﷻ ingin kita untuk merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an agar kita bisa mengendalikan rasa-rasa itu, agar kita bisa menahan emosi itu pada batas yang sehat. Sehingga hati kita senantiasa terbuka dan hidup.

InsyaAllah bersambung

🤚🏼❤️✋🏼 🤚🏼❤️✋🏼

Sumber : Bayyinah TV / Home / Quran / Courses/ Heavenly Order/ 5. Seemingly Unrelated Ayat_ Al-Qiyamah and Al-‘Ankabut (04.00-05.43)


Materi VoB Hari ke-420 Siang | Bukan Tadabur

Oleh: Muchamad Musyafa

#SundayHeavenlyOrderWeek60Part2

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

💓👨🏻‍🎓📚

Menadaburi Al-Qur’an akan memberikan keseimbangan pada jiwa kita. Ia akan memberikan penyembuhan pada sisi spiritual dan sisi emosional kita. Dengan menadaburi Al-Qur’an, maka perasaan hati kita yang meledak-ledak itu bisa disalurkan melalui aliran yang baik. Emosi kita yang tidak stabil itu bisa diseimbangkan ketika kita terpaut dengan firman Allah ﷻ.

💓👨🏻‍🎓📚

Ada contoh kasus yang ingin coba kita soroti pada pembahasan kali ini. Beberapa orang memiliki hati yang sudah mantap, ketetapan hatinya sudah tidak bisa diubah-ubah lagi. Dengan kondisi seperti ini mereka tidak akan mau mengubah pemikirannya. 

Hati dan pikirannya sudah ia tutup untuk mendapatkan pengetahuan lain. Apapun yang disampaikan orang lain padanya, tidak akan mempengaruhinya.

💓👨🏻‍🎓📚

Jika kita menghampiri Al-Qur’an dengan konsep pemikiran yang sudah kita bawa sendiri, jika kita mendatanginya untuk mendapatkan dalil yang mendukung pendapat-pendapat kita, jika kita mencarinya untuk memperkuat ide-ide yang kita miliki, Itu bukanlah tadabur.

Itu bukanlah tadabur ketika kita mendatangi Al-Qur’an bersama aqfaal (kunci-kunci hati) yang membuat pintu hati tertutup.

💓👨🏻‍🎓📚

Kita sudah tidak lagi mencoba mencari tahu makna dibalik setiap kata-kata di Al-Qur’an. Kita tidak melakukannya karena kita sudah merasa tahu segalanya. Yang kita butuhkan hanya dalil-dalil yang sepintas cocok digunakan untuk pembenaran saja.

“Aku ingin mencari beberapa ayat yang bisa kugunakan untuk memperingatkan ibu mertuaku.”

“Aku ingin menyampaikan ayat ini kepada istriku agar ia tahu bahwa yang kulakukan itu benar.”

“Aku tahu apa yang kulakukan benar, mereka salah. Aku hanya tinggal menemukan ayat yang bisa kupakai untuk menguatkan argumenku.”

Sebenarnya banyak di antara kita yang memperlakukan ayat-ayat Al-Qur’an seperti ini. Al-Qur’an seperti sebuah pelayan bagi mereka. Mereka ingin apa, pelayan akan memberikannya,

💓👨🏻‍🎓📚

Padahal seharusnya tidak boleh seperti itu bukan?

Justru kitalah yang perlu merendah hati di hadapan Al-Qur’an. Kita adalah seorang pelayan di hadapan firman Allah ﷻ. 

Agar kita bisa benar-benar menadaburi Al-Qur’an, kita harus menyingkirkan dulu apa-apa yang telah kita pahami sebelumnya. Allah ﷻ adalah Maha Mengetahui. Apa yang kita ketahui sungguh sangat kecil. Oleh karena itu pengetahuan yang kita miliki layaknya harus tunduk ketika berhadapan dengan firman Allah ﷻ yang Maha Mengetahui.

InsyaAllah bersambung pekan depan

💓👨🏻‍🎓📚💓👨🏻‍🎓📚

Sumber : Bayyinah TV / Home / Quran / Courses/ Heavenly Order/ 5. Seemingly Unrelated Ayat_ Al-Qiyamah and Al-‘Ankabut (05.43-07.43)

💓👨🏻‍🎓📚💓👨🏻‍🎓📚


Penutup

Semoga Allah terangi, lembutkan, dan kuatkan hati kita dengan cahaya-Nya.🤲

Mohon doakan kami agar bisa istiqomah berbagi mutiara-mutiara-Nya.🙏

Jazakumullahu khairan😊

Salam,

The Miracle Team 

Voice of Bayyinah

One thought on “[VoB2021] Mengendalikan Rasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s