[SSR1442] QS. Yusuf


Sharing Subuh Ramadan #18

Tanggal: 30 April 2021

Kontributor: Rendy Noor Chandra

Notulis: Silvany Dewita

Surat Yusuf merupakan surat makkiyah yang diturunkan Allah kepada nabi Muhammad saw saat beliau mengalami kesedihan yaitu meninggalnya istri dan paman beliau.

Surat Yusuf ayat 18

“ Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu.  Ya’qub berkata : Sebenarnya dirimulah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan”

Surat Yusuf ayat 83

“Ya’qub berkata : Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”

Kesabaran yang cantik (Beautiful Patient):

  1. Kesabaran yang cantik

Menyerahkan kejadian kepada kehendak Allah.

Menyerahkan kepada yang lebih bijaksana, lebih mengetahui, lebih menyayangi

Kesabaran yang tepat mengarahkan kepada sesuatu yang indah.

Yang membuat ruh indah adalah iman. Kita harus mampu mengontrol diri kita untuk melindungi iman kita.

Ya’qub mendapat janji Allah dan tidak berprasangka buruk terhadap Allah. Beliau yakin Allah itu indah dan menyukai keindahan. Dalam kisah nabi Ya’qub yang kehilangan nabi Yusuf dapat diambil hikmah bahwa kehilangan seorang anak yang indah secara fisik, maka perlu diganti dengan sesuatu yang indah secara sprirtual.

Sabar tidak bermakna kita menangis atau protes. Kalaupun kita mengadu, mengadulah dengan penuh harap.

Dalam kisah nabi Ya’qub kita melihat bahwa meski anak-anak beliau berbuat tidak baik namun nabi Ya’qub tetap memperlakukan anak-anaknya dengan baik. Dan semua itu dilakukan nabi Ya’qub karena Allah.

Sabar itu aktif. Aktif dalam keadaan yakin.

Mendahulukan kesabaran merupakan tanda berserah diri.

Kesabaran tidak terbatas waktu.

  • Hanya pertolongan Allah yang bisa diharapkan

Musta’an à Nasta’in à ‘Aun

Saat menghadapi masalah kita harus terus berusaha semampu kita dan selalu mengharapkan pertolongan Allah

  • Terhadap cerita yang kalian buat

Adalah cerita yang dibuat oleh anak-anak nabi Ya’qub tentang bagaimana nabi Yusuf hilang di hutan.

Hal ini dilakukan oleh anak-anak nabi Ya’qub terhadap nabi Yusuf adalah disebabkan rasa iri yang ada di dalam hati mereka. Namun kebohongan dari cerita yang mereka buat tersebut sudah diketahui oleh Nabi Ya’qub.

  • ‘Aisyah radhiallahu anha

Ini adalah kisah saat Aisyah dituduh melakukan hal yang tidak beliau lakukan sehingga Aisyah merasa terpojok. Saat itu AIsyah juga mengucapkan kalimat : fa shabrun jamil yang artinya juga kesabaran yang indah.

Dalam kisah Nabu Ya’qub dapat kita ambil pelajaran bahwa bagaimana pun kesulitan dan kesedihan yang beliau alami dengan kesabaran yang indah dan prasangka yang baik terhadap Allah maka pasti akan ada akhir yang indah dari segala masalah maupun kesedihan dan kesulitan yang beliau alami.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=KNr-XK2z_e4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s