[VoB2021] Ayat-Ayat yang Tidak Berhubungan


Voice of Bayyinah (VoB) Hari ke-322

Topik: Heavenly Order

Ahad, 9 Mei 2021

Materi VoB Hari ke-322 Pagi | Ayat-Ayat yang Tidak Berhubungan

Oleh: Muchamad Musyafa’

#SundayHeavenlyOrderWeek46Part1

Part  1

🥙🥜

Hari Ahad ini, kita akan membahas tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang sekilas tampak tidak berhubungan.

Nanti kita akan membahas beberapa contoh kasus ini. Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita akan berkomentar terlebih dulu terkait ayat-ayat yang tampak tidak berhubungan ini.

🥙🥜

Ya, tentu saja ketika kita membaca Al-Qur’an, sering kali kita terheran-heran ketika mendapatkan apa yang kita baca itu tiba-tiba beralih topiknya. Apa yang kita baca sebelumnya dan apa yang kita baca setelahnya tidak memiliki hubungan yang jelas. Seperti melompat-lompat.

Namun sesungguhnya itu adalah salah satu bentuk kebijaksanaan Allah ﷻ .

serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui. (QS: Al-Baqarah 2:151)

Apa yang kita anggap tidak berhubungan itu, nyatanya memiliki hubungan. Allah ﷻ mengetahui hubungan itu. Allah ﷻ mampu menarik garis hubung antara dua topik yang terasa berbeda itu.

Dengan pengetahuan Allah ﷻ, melalui Al-Qur’an, Allah ﷻ mengajari kita bahwa kedua hal yang tidak berhubungan itu sesungguhnya memiliki hubungan erat.

🥙🥜

Pernahkah kita ada di dalam kelas. Lalu dosen atau gurunya berkata bahwa ia akan mengajar sesuatu hal lain. Apa yang ia ajarkan akan berbeda dari biasanya. Dan mungkin terdengar tidak berhubungan dengan materi yang biasa dibawakan di kelas. Baru di akhir kelas murid-muridnya paham kaitan materi yang dibawakan pada hari itu.

🥙🥜

Contoh kasus, ada sebuah kelas tata boga. Di dalam kelas itu biasanya murid-murid dikenalkan berbagai jenis bahan masakan, berbagai jenis perlengkapan memasak dan teknik-teknik memasak. Lalu suatu hari guru kelas memberikan pelajaran lain, ia mengajari murid kelas itu tentang ilmu psikologi. Murid-murid di kelas terheran-heran, mengapa mereka harus belajar psikologi. Di akhir pelajaran psikologi, akhirnya mereka tahu bahwa makanan sangat berkaitan erat dengan psikologi seseorang. Jenis makanan bisa mempengaruhi suasana hari seseorang. Kacang-kacangan misalnya, makanan jenis ini banyak mengandung tripofan. Kandungan tripofan ini sangat bagus bagi mereka yang mengalami depresi. Selain itu kandungan seng dan folat pada biji-bijan memiliki peran penting dalam mencegah turunnya gula darah yang bisa mengakibatkan rasa sedih.  

🥙🥜

Jadi apa yang awalnya kita pikir tidak berkaitan itu ternyata disebabkan keterbatasan ilmu kita dalam memahami hubungan dua hal yang berbeda itu.

Allah ﷻ itu Maha Mengetahui, jadi kita harus yakin bahwa semua ayat di Al-Qur’an itu terhubung dan diatur dengan suatu maksud tertentu. Adalah tantangan bagi kita untuk menemukan hubungan antara ayat-ayat itu.

Insya Allah kita lanjutkan nanti sore

🥙🥜🥙🥜🥙

Sumber : Bayyinah TV / Home / Quran / Heavenly Order / Heavenly Order – Lesson 02 Textual Arguments (26:46-28:28)


Materi VoB Hari ke-322 Siang | Ayat-Ayat yang Jelas Berhubungan

Oleh: Muchamad Musyafa’

#SundayHeavenlyOrderWeek46Part2

Part  2

➿➿

Di lain sisi, ada banyak juga ayat-ayat yang bisa mudah kita pahami keterkaitannya. Surat Al-Fatihah misalnya.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, arrahmanirrahim, maliki yawmiddin.

Segala puji dan syukur bagi Allah, tuhan semesta alam yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang yang menguasai hari pembalasan.

➿➿

Ada berapa ayat di atas?

Ada tiga ayat.

Tapi secara tata bahasa, ada berapa kalimat di sana?

Hanya ada satu kalimat.

Tiga ayat di atas rupanya membentuk satu kalimat utuh. Dalam Al-Qur’an, bisa saja satu kalimat tersusun dari tiga ayat. Atau bisa juga terdiri dari dua ayat.

Arrahman, ‘alamal quran.

Yang Maha Penyayang mengajarkan Al-Quran.

Kedua ayat di atas rupanya bergabung menjadi satu kalimat utuh.

Dan tentu saja satu kalimat utuh memiliki satu ide/gagasan yang ingin disampaikan. Jadi dua atau tiga ayat yang bersebelahan di dalam Al-Qur’an itu bisa saja membentuk satu ide yang utuh. Sehingga masing-masing ayat tersebut tidak bisa saling dipisahkan.

➿➿

Allah ﷻ banyak memberi kita contoh bahwa beberapa ayat-ayat di dalam Al-Qur’an itu tidak bisa dipisahkan. Mereka tidak bisa mudah dipisahkan karena saling terkait erat.

Allah berfirman,

Araaytal ladzi yukadzibu biddin. Fadzalikal ladzi yadu’ul yatim. Wala yahudlu ‘ala thoamil miskin. Fawaylul lil mushalin.

Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah bagi orang-orang yang salat.

Jika kita berhenti membaca pada potongan ini, pasti akan muncul kebingungan. Bagaimana bisa orang-orang yang salat itu menjadi celaka.

Tidaklah boleh kita memotong bacaan alquran seperti ini di dalam salat. Kita harus tahu bahwa ayat itu masih terkait erat dengan ayat selanjutnya. 

Alladzinahum ‘an shalatihim sahun. Alladzinahum yura’una wa yamna’unal maun.

Yaitu orang-orang yang lalai dari salatnya, yang berbuat riya dan enggan menolong dengan barang berguna.

➿➿

Itulah salah satu gambaran bagaimana beberapa ayat di Al-Qur’an sangat saling terkait, sehingga tidak mudah dipenggal begitu saja.

Insya Allah kita lanjutkan nanti sore

➰➰➰➰➰

Sumber : Bayyinah TV / Home / Quran / Heavenly Order / Heavenly Order – Lesson 02 Textual Arguments (28:29-31:08)


Materi VoB Hari ke-322 Sore | Si Pemilah-milah

Oleh: Muchamad Musyafa’

#SundayHeavenlyOrderWeek46Part3

Part  3

✅✅

Ada banyak tempat di Al-Qur’an yang mengajari kita bagaimana satu ayat dengan ayat lainnya sangat terhubung.

كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ مُبَٰرَكٞ لِّيَدَّبَّرُوٓاْ ءَايَٰتِهِ 

Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya. (QS. Sad 38:29)

Allah ﷻ menginginkan kita untuk memikirkan beragam ayat-ayat di Al-Qur’an itu. 

Dalam surat Al-Baqarah, Allah ﷻ juga berfirman,

كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَتَفَكَّرُونَ  

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan. (QS. Al-Baqarah 2:219)

Ayat setelahnya Allah ﷻ berfirman lagi, 

فِي ٱلدُّنۡيَا وَٱلۡأٓخِرَةِ

Tentang dunia dan akhirat, (QS. Al-Baqarah 2:220).

✅✅

Dari ayat 219 ke ayat 220, kita bisa menarik pemahaman bahwa Allah ingin kita bepikir tentang dunia dan akhirat. 

Padahal gagasan tersebut terpisah ke dalam dua ayat yang berbeda. La’allakum tatafakarun di ayat 219 dan fi dunya wal akhirah di ayat 220.

Contoh ini bisa menunjukkan bagaimana perlunya pemahaman bahwa ayat-ayat di dalam Al-Qur’an itu memang saling terhubung. Kadang hubungan antar ayat itu terlihat jelas, kadang hubungan antar ayat itu baru terlihat jika direnungkan dan pelajari lebih dalam oleh orang yang berilmu.

✅✅

Di dalam Al-Qur’an, ada istilah Al-Muqtasim.

كَمَآ أَنزَلۡنَا عَلَى ٱلۡمُقۡتَسِمِينَ  

Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang yang memilah-milah (Kitab Allah), (QS. Al-Hijr 15:90).

Ada banyak pendapat mengenai siapa orang muqtasim ini. Kata muqtasim berasal dari kata iqtasama dan iqtasama berasal dari kata qasam. Lalu qasam berarti janji. Sehingga beberapa orang berpendapat bahwa al-muqtasim ini adalah orang yang terlah berjanji, berikrar bahwa mereka tidak akan pernah menerima Islam.

Pendapat lainnya mengatakan bahwa al-muqtasim ini berasal dari kata qasama yang bermakna membagi, memisahkan, memilah. Mereka adalah orang-orang yang membagi agamanya. Mereka memilah-milah kitabnya, mereka mengambil bagian yang mereka sukai dan meninggalkan ayat-ayat lainnya.

Di ayat selanjutnya dijelaskan lebih lanjut bahwa,

ٱلَّذِينَ جَعَلُواْ ٱلۡقُرۡءَانَ عِضِينَ  

(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan Al-Qur’an itu terbagi-bagi.

✅✅

Banyak orang-orang yang seperti ini. Mereka memisah-misahkan ayat-ayat Al-Qur’an. Mereka menerima ayat, hukum atau aturan-aturan Al-Qur’an yang mereka sukai. Lalu menutup mata atas ayat-ayat yang tidak mereka sukai.

Ayat-ayat Al-Qur’an yang seharusnya mereka lihat sebagai satu kesatuan, tapi mereka sengaja pecah-pecah. Mereka tidak lagi mau memikirkan bagaimana saling terkaitnya ayat satu dengan ayat lainnya.

Insya Allah kita lanjutkan pekan depan

✅➖❌

Sumber : Bayyinah TV / Home / Quran / Heavenly Order / Heavenly Order – Lesson 02 Textual Arguments (31:09-33:30)

✅➖❌


Penutup

Semoga Allah terangi, lembutkan, dan kuatkan hati kita dengan cahaya-Nya.🤲

Mohon doakan kami agar bisa istiqomah berbagi mutiara-mutiara-Nya.🙏

Jazakumullahu khairan😊

Salam,

The Miracle Team 

Voice of Bayyinah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s