[MFA2021] Berbuat Baiklah, Semampumu! -Hasna Hafizhah Salma



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Al Zalzalah ayat ke-7 ini adalah salah satu ayat yang memacu saya untuk selalu berbuat baik ke diri sendiri dan orang lain, serta berusaha untuk meluruskan niat kebaikannya karena Allah taala saja. Supaya Allah sayang dan rida sama kita, serta mengharap balasan terbaik di akhirat kelak, insya Allah..

فَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرًا يَّرَهٗ

“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya”. (QS. Surat Al Zalzalah, 99: 7)

Berdasarkan Tafsir Al-Wajiz, kebaikan-kebaikan yang dilakukan di dunia meskipun hanya sebesar semut, insya Allah kita akan menerima balasannya di akhirat kelak. 

Dijelaskan lebih lanjut juga oleh Ustaz Abdullaah Zaen, MA,  dalam yufid.tv, kata dzarrah (ذرة) dipahami seperti semut kecil atau biji sawi bahkan bisa jadi lebih kecil lagi. Bahwasanya sekecil apapun amal kebaikan, pasti akan dilihat oleh Allah Swt dan akan mendapat balasannya. Amalan ini di sini bukan hanya perihal amalan fisik atau yang terlihat saja, tetapi juga mengacu pada amalan hati, termasuk niat dan keikhlasan dalam melakukan amal kebaikan itu sendiri.

Keikhlasan lebih baik daripada beramal yang banyak tetapi ada unsur ria. Allah meminta kita menjaga diri kita dari api neraka meskipun dengan menginfakkan sebutir kurma. Bahkan orang yang tidak punya sebutir kurma yang bisa diinfakan, maka bisa dengan mengucapkan kata-kata yang baik. Hal ini sesuai dengan hadis dari Rasulullaah Saw.

“Hindarilah neraka, sekalipun dengan (menyedekahkan) sebutir kurma.” (HR. Bukhari)

Selain itu, Rasulullah Saw juga melarang kita meremehkan kebaikan sekecil apapun itu.

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan sesuatu pun dari kebaikan meskipun hanya menyambut saudaramu dengan wajah yang berseri-seri.’ (HR. Muslim)

Masya Allah tabarakallah, hal ini menunjukan bahwa Allah benar-benar tidak pernah sekali-kali menyia-nyiakan kebaikan hamba-Nya, sekecil apapun itu kebaikan, Allah pasti tahu. Maha Tahu. Bahkan bisa jadi kita juga tidak menyadari. Sebenernya kebaikan apa sih yang udah coba kita lakukan? saking minimalnya bentuk kebaikan tersebut. Namun masya Allah, Allah mencatat dengan detail tanpa terlewat sedikitpun.

Ustaz Nouman Ali Khan juga menjelaskan bahwa ayat ini berbicara mengenai konsekuensi kebaikan yang akan kita dapatkan nanti di akhirat jika kita berbuat baik di dunia. Setiap amal pasti akan dibalas setimpal, bahkan lebih baik dari apa yang kita lakukan. Amal adalah apa yang dilakukan secara terus menerus, continue, dengan penuh kesadaran. Mendengarkan dengan baik bisa juga termasuk amal, selebihnya adalah apapun itu, sekecil apapun itu amal kebaikan pasti akan mendapat balasan yang baik juga.

Kalau direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya kebaikan-kebaikan yang kita lakukan saat ini, juga di masa lalu tuh kayak tabungan akhirat kita. Makanya kenapa banyak banget gerakan untuk “fastabiqul khairat” dengan mengerjakan amal kebaikan yang terbaik versi diri kita masing-masing.

Pernah pada satu sisi saya mengalami apa yang terlihat oleh mata sendiri, uang saya tinggal sedikit, nggak cukup gitu kayaknya buat membiayai hidup sampai akhir bulan, tetapi dalam diri ini ada rasa ingin sedekah. Akhirnya memberanikan diri untuk menyedekahkan yang sedikit itu dengan berharap rida Allah dan balasan terbaik dari Allah.. saya ingat firman Allah dalam surat Al Zalzalah ayat ke-7 ini, bahwa Allah akan memberikan balasan terbaik nantinya yang berkali-kali lipat. Eeeh… masya Allah qodarullaah ma syafa ‘ala wa biidznillah.. saya merasa Allah memberikan rahmat dan kebaikan-Nya yang banyak kepada diri saya dalam bentuk kebaikan yang lain. Allahu Akbar..

Ini masih di dunia loh… Gimana kalau di akhirat nanti? Bisa jadi, amalan-amalan kebaikan yang kita usahakan lurus niatnya karena Allah taala menjadi jembatan kita menuju surga-Nya Allah. Karena janji Allah itu pasti. Kalau Allah sudah bilang akan membalas kebaikan dengan kebaikan lagi, maka kita akan melihat dan menerima kebaikan yang lebih banyak dari apa yang kita bayangkan. Allahu Akbar.. Allahu Rahman wa Allahu Rahiim..

Kebaikan ini nggak hanya dalam bentuk uang atau rezeki materi dari Allah, tetapi nasihat yang kita berikan kepada teman kita yang membutuhkannya pun insya Allah jadi amal kebaikan. Salat duha yang kita usahakan pun insya Allah bernilai sedekah dan menjadi tabungan amal kebaikan. Bahkan…… sekadar memenuhi kebutuhan diri sendiri dengan seimbang pun sudah menjadi amal kebaikan. Masya Allah..

Jadi, sudahkah melakukan amal kebaikan hari, wahai diri?

Allahu ‘alam bi shawwab

Sumber :

https://tafsirweb.com/37718-quran-surat-az-zalzalah-ayat-7-8.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s