SSS Pentingnya Shalat


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ SSS NAK Indonesia ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

Bismillahirrahmanirrahim.

In syaa Allah hari ini kita ada agenda rutin sharing pekanan.

Teknisnya:

1๏ธโƒฃ Tonton video ini โฌ‡๏ธ

**Kurang dari 6 menit. English subtitle.

2๏ธโƒฃ Catat poin-poin menarik, insight, share ke sosial media/blog/podcast.

3๏ธโƒฃ Kirim tanggapan/pertanyaan terkait video di grup wa/telegram NAKIndonesia.

๐Ÿ—“ SSS-nya in syaa Allah dilaksanakan tiap Sabtu paralel di grup whatsapp dan telegram NAK Indonesia.

Yuk ramaikan ^^

๐Ÿ‘ค Mas Ario

Shalat menjadi tolok ukur amalan yang lainnya, artinya, jika shalatnya baik, maka yang lainnya baik dan jika shalatnya buruk, maka amalan lainnya juga buruk.

๐Ÿ‘ค Mba Aziza

Benar Mas Ario, saya jadi ingat pelajaran Fiqh zaman MTs, sholat secara bahasa artinya Doa, alangkah besarnya kedudukan sholat sebagai manifestasi ketauhidan seorang Hamba.

๐Ÿ‘ค Mas Ario

Teman-teman ada yang tahu cara menjaga salat? Kalau yang berada di keluarga islami mungkin cukup beruntung sudah dididik salat sejak kecil.

Nah yang “kurang beruntung” bagaimana cara agar bisa memulai menjaga salatnya?

Kalau saya dulu tipsnya agak konyol. Saya mikirnya polos aja. Supaya saya bisa menjaga salat maka saya ga boleh salat sendiri, harus salat di masjid berjamaah.

๐Ÿ‘ค Mba Rini

Saya tinggal di komplek chinese ga kedengaran azan sama skali. Jd jam azan sangat membantu. #Tips di komplek ga islami

๐Ÿ‘ค Mas Ario

Iya mbak. Saya juga sering ga dengar azan. Jadi saya sering melihat waktu salat di web maupun aplikasi

๐Ÿ‘ค Pak Heru

Dulu, sebelum WFH, saya memanfaatkan aplikasi Prayer Times dan To Do Reminder.

Di aplikasi Prayer Times, kita tahu jadwal salat berikutnya.

Misalnya zhuhur sebentar lagi jadwalnya untuk Bogor adalah jam 12:04.

Jarak jalan kaki dari lantai 15 kantor saya hingga ke masjid di belakang kurang dari 10 menit.

Maka saya set 11:54 di To Do Reminder dengan judul Next Salah.

Tepat jam 11:54, saya mungkin sedang menelpon atau ditelpon, atau sedang menyelesaikan pekerjaan di sistem. Karena sudah ada pengingat dari To Do Reminder, maka saya pastikan untuk segera mengakhirinya atau _pause_ dulu. 

Segera melangkah ke lift sambil melihat Prayer Times next salah.

Jadwal salat ‘ashr adalah jam 3:11 PM.

Maka saya edit Next Salah di To Do Reminder menjadi jam 3:01 PM.

Seterusnya seperti itu. 

Azan dari masjid tak terdengar tidak ada masalah. 

Dua aplikasi itu bisa membantu.

Setiap kali ada pop up pengingat salat yang muncul, maka saya bisa segera mengakhiri aktivitas, sambil melakukan update untuk memastikan pop up itu bekerja di salat berikutnya.

Waktu itu, saya memutuskan untuk melakukan hal ini karena menyadari bahwa jadwal salat selalu bergeser sekitar satu menit setelah beberapa hari. Sehingga di To Do Reminder tidak bisa saya atur misalnya Repeat Daily karena jadwal waktu salat tidak sama setiap harinya.

‘Afwan

๐Ÿ‘ค Mas Big Zaman

barakallaahu fiik mas Heru..

klo solusi utk yg sudah “kebal” dg azan, apalagi notif reminder di hp yg auto-dismiss mas? bawaannya baru bener2 jalan pas iqomah atau takbirotul ihrom, jd srg masbuk..obatnya kira2 gmn ya mas? ๐Ÿ™๐Ÿ˜…

๐Ÿ‘ค Pak Heru

Oh iya, kalau kata Ustaz Nouman, saya pernah denger di podcast beliau yang lama, “bengkel” yang bisa bagusin “kekebalan” seperti itu adalah “bengkel iman”.

Mungkin karena kurang muraja’ah. Mungkin karena kurang baca Al-Qur’an. Mungkin karena kurang menyimak kajian. “Menyimak” ya, bukan sekadar “mendengar”.ย 

Saya masih ikut kajian di dua masjid kompleks setiap Sabtu pagi dan Ahad pagi. Dan saya pasti mencatat. Tidak pandang ustaz. Kecuali kalau saya yang lagi dapat tugas untuk jadi pemateri. Disiplin “mencatat” ini saya pelajari dari Syekh DR. Akram Nadwi. Dan kalau Ustaz pas cerita tentang saat-saat beliau bersama Syekh Akram, beliau pasti dalam posisi “mencatat”.

Melangkahkan kaki untuk memenuhi azan itu aktivitas motorik, seperti motor atau mobil yang bergerak. Tapi kalau tidak diisi fuel, mogok juga akhirnya. Jadi mungkin fuel itu yang kurang, mas @โจBig Zamanโฉย 

‘Afwan

๐Ÿ‘ค Mas Big Zaman

Barakallaah mas. Siaap, jazaakallah khoir reminder nya ๐Ÿ“

๐Ÿ‘ค Mas Ario

Saya lihat fenomena orang tua datang lebih awal ke masjid. Nah yang muda-muda termasuk saya suka baru berangkat (siap-siap wudu) ke masjid saat azan berkumandang.

Ini yang setidaknya yang saya perhatikan di masjid  yang paling dekat dengan rumah saya.

Untuk ke masjid cuma butuh jalan kaki 1 menit tapi para pemudanya suka telat datang ke masjid ๐Ÿ™ˆ

๐Ÿ‘ค Mas Andri

kalau saya pakai “my prayer” pak, remindernya udah otomatis sih, bisa kita set mau berapa menit sebelum adzan

kalo punya smartwatch yg android, udah ada watchfacenya juga, jadi deh punya jam solat ๐Ÿ˜

๐Ÿ‘ค Pak Heru

Orang tua itu mungkin maqam istighfar mereka sudah di atas kita.

Mungkin jika mereka agak telat dan nggak dapat shaf pertama, langsung istighfar banyak-banyak.

๐Ÿ‘ค Mas Agung

Kalau bacaan sholat itu sekaligus sebagai reminder dari Allah, idealnya yang bertugas sebagai imam sebisa mungkin membaca ayat2 yg berbeda-beda kah?

Kalau di tempat tinggal saya, yang jadi imam biasanya bapak2 komplek biasa, dan mungkin dengan segala keterbatasan, bacaannya solatnya jadi itu2 saja. Kalau saya yang jadi imam pun mungkin gak lebih baik

Ada yang tau bacaan sholat Rasulullah shallahu alaihi wassalam seperti apakah?

Maksudnya, apakah beliau terus menyambung sesuai urutan Quran

maksudnya, misal shalat Dzuhur baca Al-Baqarah 1-10, lalu shalat Ashar nyambung 11-20.

๐Ÿ‘ค Pak Heru

Tidak selalu nyambung, tapi ada semacam kaidah:

> rakaat pertama “lebih awal” dari rakaat kedua

> rakaat pertama lebih panjang dari rakaat kedua.

Rasulullah juga pernah baca idzaa zulzilatil (Az-Zalzalah) dua kali, di rakaat pertama dan kedua salat shubuh

๐Ÿ‘ค Mas Agung

“Lebih awal” Ini maksudnya gimana ya pak?

๐Ÿ‘ค Pak Heru

“Lebih awal” di mush-haf.

Misalnya, rakaat pertama surah Al-A’la, rakaah kedua ayat kursi, itu kurang tepat.

Seharusnya part of Al-Baqarah rakaat pertama, dan rakaat kedua Al-A’la.

๐Ÿ‘ค Deri Susanto

Makna ุตู„ุงุฉ dalam bahasa arab apa ya…kbykan ulama menafsirkan doa sedangkan kata doa dalam bahasa arab adalah ุฏุงุน ..mohon penjelasan nya…dgn mengetahui makna kata kita lebih mudah untuk memahami hakekat atau makna yg tersirat di dalam nya..syukran..

๐Ÿ‘ค Mba Vivin

Kata salat berasal dr kata shilah yg berarti hubungan/koneksi.

Nasihat Luqman pd anaknya:

Aqimissholata (Qs Luqman: 17)

Qiyam= menegakkan, mendirikan

Menegakkan salat bukan sekedar melakukan salat. Seperti tanaman yg memerlukan ajir agar bisa tegak, perlu maintain agar tidak roboh, demikian pula salat. Hubungan kita dengan Allah melalui salat bisa melemah sehingga setiap waktunya perlu perbaikan.

Cmiiw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s