SSS Berdayakan Diri Melalui Doa


🌿🌿 *SSS NAK Indonesia* 🌿🌿

Bismillahirrahmanirrahim.

In syaa Allah hari ini kita ada agenda rutin sharing pekanan.

Teknisnya:

1️⃣ Tonton video ini ⬇️

**Kurang dari 5 menit. Ada subtitlenya.

2️⃣ Catat poin-poin menarik, insight, share ke sosial media/blog/podcast.

3️⃣ Kirim tanggapan/pertanyaan terkait video di grup wa/telegram NAKIndonesia.

🗓 SSS-nya in syaa Allah dilaksanakan tiap Sabtu paralel di grup whatsapp dan telegram NAK Indonesia.

Yuk ramaikan ^^

👤 Mba Venty

terimakasih atas videonya. 

Sebelum nonton video kali ini, yang saya ingat ttg doa adalah, jangan minta masalah menjadi kecil, tapi minta kita yang menjadi lebih besar lebih mampu menghadapi masalah. 

Dan video kali ini seperti mengungkapkan ulang pemahaman saya dengan lebih komplit dalam waktu kurang dari 5 menit. 

Bahwa doa yang diajarkan dalam Alquran dan sunnah adalah tentang mengubah diri bukan tentang mengubah sesuatu diluar diri ini. 

Jadi solusi masalah bukan lah meminta masalah itu berubah tetapi bagaimana kita mengubah diri agar dapat lulus dari masalah yang diberikan agar kita bisa next level menuju jannah. 

Fokusnya ke solusi bukan ke masalah.

👤 Mba Piyut

MasyaAllah.. ini menohok banget.. makasi.

Saya pikir juga begitu, making dua is to change reality around us. In fact no, but to change ourselves biar lebih kuat, lebih dewasa, lebih tabah dan sabar. 

Tapi Allah SWT bilang juga dalam Quran bahwa jika kita berdoa kepada Allah maka Allah akan menjawan doa tersebut.

Tapi doa tentu ada adabnya..

Saya mikir gmn ya caranya merangkai kata yang baik agar bisa berdoa dengan baik dan tulus pada Allah?

Karena orang kaya saya yg ga jago merangkai kata mungkin cenderung meminjam doa2 yg ada.. yg berbahasa arab. Tapi rasanya kepingiin gitu ngobrol sama Allah dengan bahasa yang dari hati.. tp kalo pake bahasa sehari2 kok kayak kurang sopan…

👤 Mas Agung

Mungkin yang dirisaukan mba Piyut sepertinya yang di bahas ustadz NAK di menit 15:11 video ini. Mungkin

Kalau gak salah Ustadz NAK bilang doa nabi Yunus yang ada di Al-Quran pun aslinya bukan bahasa Arab.

Entah ini nyambung atau enggak, tapi saya jadi kepikiran….

Kalau seandainya kita ketemuan dengan pak Gubernur atau pak presiden atau siapapun orang penting lainnya.

Lalu pas udah ketemu orang penting itu, kita ngomong kayak gini

_” Jadi gini pak, saya punya masalah nih. garam dapur saya abis nih pak. Bapak bisa kasih saya garam gak pak? buat masak nih “_

Kalau Elon Musk ditanya begitu mungkin jawabannya

_” Seriously?  Gak penting, buang-buang waktu gw aja lu “_

Tapi saya pernah dengar kajian ustadz Khalid basalamah, kalau tali sendal kita putus, garam dapur kita habis, atau kita meminta hal remeh lain maka mintalah kepada Allah, Allah akan dengarkan dan senang jika kita menunjukan kefakiran kita

Aisyah Radiallahuanha berkata

_“Mintalah kepada Allah bahkan meminta tali sendal sekalipun”_

(HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/42, Al Albani berkata: “mauquf jayyid” dalam Silsilah Adh Dha’ifah no. 1363).

Ibnu Rajab Rahimahullah berkata

_“Dahulu para salaf meminta kepada Allah dalam shalatnya, semua kebutuhannya sampai-sampai garam untuk adonannya dan tali kekang untuk kambingnya”_

(Jami’ Al Ulum wal Hikam, 1/225).

👤 Mba Piyut

MasyaAllah terima kasih mas, sangat mencerahkan

👤 Mas Agung

Kata ustadz Khalid, para sahabat dahulu, urusan sendal saja mereka keluhkan dan bermanja kepada Allah melalui doa

👤 Mas Ario

Orang-orang ketika berdoa umumnya ingin cepat merubah kenyataan.

Misalnya besok ujian, maka dia berdoa agar soal ujiannya gampang-gampang.

Seakan doa itu seperti kita membeli barang di toko online. Apa doa yang kita mau langsung “datang”.

Mungkin kita sendiri juga pernah begitu.

Apa pengalaman berdoa teman-teman yang paling berkesan?

Mungkin ada hal menarik yang ingin dibagikan.

Kalau saya, dulu pernah enggan berdoa alasannya sederhana, saya tidak tahu doa dalam bahasa arabnya.

👤 Mba Kei

Doa minta hujan. 2x Terkabul

2 occasions. Tapi terkabulnya belakangan 🤣

👤 Mas Saifudin

Saat saya Dulu Menjadi Seorang Guru Pramuka

saya berdoa kepada Allah, Minta Tali Tambang, dan perlengkapannya

dan Perlu Duit 1,5 juta

untuk memberikan Edukasi kepada Perseta didik saya, sedangkan sekolah tak punya anggaran

ehh… Besoknya langsung di Jawab

melalui Perantara Abang Kandung saya

dia lagi pengen Ngasih aja kesaya, 1,5 JT (tanpa Meminta ya)

bukan hanya saya yang dapat …ibu saya juga dapat Uang 5 Jt (dari Abang Kandung Saya)

MISTERI

Wallahualam

👤 Mas Saifudin

1 Lagi, ini Unik dan berkesan

belum Berdoa, Hanya Terbesit dalam hati:

suatu Pagi di Kota Banjarmasin

saya Menginginkan Nasikuning

ya Maklum, tiap hari kami selalu makan telor ceplok sama kecap….

berhemat, 

Terbesit dalam hati ingin makan Nasi Kuning

namun Uang Tak ada, Terbesit dalam hati..tapi tak berdoa secara Verbal

dalam hitungan Menit….seorang insan Yang mengalami Gangguan Jiwa datang (masih Keluarga Kami)

dan Memberikan Nasi Kuning, ditujuan Untuk Saya Kata Insan Gangguan Jiwa Itu

AllahuRobbi

Sungguh Benar

Pada Galibnya Ummat Islam akan merasakan kebahagiaan dan ketentraman dan pertolongan.

Allah Tak akan Mencabut Nikmat Suatu Kaum Hingga Kaum Itu Yg berlaku Maksiat, dan jauh dari Tuntunan Allah dan mengantikannya dengan bencana dan kemalangan. (Arradu ayat 11).

Wallahualambhissowab

👤 Mas Ario

Ada doa yang diijabah saat itu juga, ada juga doa yang ditunda diberikan.

Doa yang ditunda di dunia mungkin cara Allah untuk menguji kesungguhan hamba-Nya. Atau Allah memang baru akan menjawab doa itu di akhirat nanti.

👤 Mba Trias

Masyaa Allah ini Khutbah singkat tapi sangat powerful. Semoga teman-teman lain juga dapat meluangkan waktu untuk menonton.

Saya teringat akan Omar ibn Khattab RA, saat tawaf doa Beliau adalah agar Beliau diberikan kekuatan dan kebijaksanaan dalam memimpin umat, bukan agar Allah SWT memberikan umat yang nurut atau mudah untuk dipimpin. Beliau tidak mengeluh akan tugasnya masyaa Allah. Saya melihatnya sebagai bentuk berserah diri kepada Allah SWT, ikhlas akan ujian dan tugas yang diberikan Yang Maha Kuasa, juga percaya sepenuh hati bahwa apa yang kita lalui adalah untuk kebaikan kita.

Semoga kita bisa mengikuti jejak para sahabah. Aamiin Ya Rabbal Alamiin.

One thought on “SSS Berdayakan Diri Melalui Doa

Leave a Reply to Berdayakan Diri Melalui Doa – Jejak-jejak Episodik Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s