[VoB2021] Lahirnya Para Kader Lebih Penting dari Sekedar Terbentuknya Sistem


بسم الله الرحمن الرحيم

Voice of Bayyinah (VoB) Hari ke-210

Topik : Leadership

Ahad, 17 Januari 2021

Materi VoB Hari ke-210 Pagi | Lahirnya Para Kader Lebih Penting dari Sekadar Terbentuknya Sistem

Oleh: Nurfitri Anbarsanti

#SundayLeadershipWeek30Part1

Part 1

———————————

Apa yang dihasilkan dari da’wah Rasulullah ﷺ selama 23 tahun? 

Orang-orang.

Para kader Islam.

Sehingga ketika Nabi Muhammad ﷺ wafat, Islam tidak ikut wafat. 

Sekarang, coba renungkan ini. Di dunia islam internasional, kita mempunyai ulama seperti Syekh Yusuf Estes dan Eddie dari Thedeenshow. Di dunia islam Indonesia, kita mempunyai Ust. Abdul Shomad, Ust. Budi Ashari, Ust. Adi Hidayat. 

Suatu saat, ulama-ulama tersebut akan wafat, seperti wafatnya Syekh Ali Jaber beberapa hari lalu. 

Pernahkah berpikir, ketika para ulama dan da’i tersebut meninggal, apa yang akan terjadi? Siapakah yang akan melanjutkan apa yang mereka lakukan? 

Bagaimana pun, tidak semudah itu menemukan orang yang mampu mengisi kekosongan akibat wafatnya seorang ulama. Kekosongan itu pasti terasa. Siapa yang bisa menggantikan da’wah mereka dengan level dan kualitas yang minimal sama dengan mereka? Dengan perolehan simpati umat yang sama?

Delegasi dan kaderisasi itu tidak mudah, Ferguso. Ilmu, akhlak, dan kemampuan itu tidak mudah di-copy-paste.

Misalnya ketika tepat wafatnya Syekh Ali Jaber, kita berpikir, siapa yang mampu melanjutkan warisan tugas dakwah beliau, dengan level yang sama dengan beliau? Siapa yang bisa menggantikan? 

Kita tahu bahwa sosok-sosok yang disebutkan tadi adalah ‘hanya’ para da’i dan para ulama. 

Sekarang bayangkan jika yang wafat adalah sosok Rasulullah ﷺ, yang saat itu adalah pemimpin umat Islam secara menyeluruh dari sisi ideologis, ekonomi, politik, dan militer bagi umat Islam. 

Siapa yang mampu menggantikan Beliau ﷺ? 

Siapa yang mampu peduli pada urusan umat Islam, layaknya kepedulian Rasulullah ﷺ pada umatnya? 

Akhirnya kita ketahui bahwa ‘proyek’ Nabi Muhammad ﷺ sebenarnya adalah terciptanya umat Islam, orang-orang muslim. Yaitu para sahabat beliau, kader-kader Islam di sekitar beliau, dan seluruh umat Islam, itulah ‘proyek’ beliau sebenarnya. 

Lahirnya orang-orang yang siap meneruskan perjuangan Rasulullah ﷺ adalah proyek beliau sebenarnya.

Proyek Rasululah ﷺ bukan hanya sekadar sistem pemerintahan yang beliau dirikan. Orang-orang dibaliknya lah yang paling penting dan berpengaruh terhadap keberjalanan perjuangan Islam. 

Di sisi lain, jika dalam sebuah proyek dakwah kita malah kehilangan ‘kader’, maka proyek itu pasti ada yang salah. 

Menurut Ust. Nouman, sebuah proyek dakwah dikatakan berhasil jika kita berhasil mendapatkan orang-orang. Parameternya adalah lebih banyak orang yang tertarik dengan proyek dakwah kita dan jumlahnya semakin bertambah. 

Dan jika yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu malah kehilangan orang-orang, atau setidaknya kehilangan semangat dari orang-orang tersebut, maka pasti ada yang miss dan ada yang salah dari proyek dakwah itu. Maka harus ada yang diubah. 

Dalam banyak kasus, sayangnya, kita menyadarinya ketika sudah terlambat dan organisasi sudah berjalan lebih jauh. Orang-orang tersebut pergi, semangatnya pergi, tidak akan datang dengan semangat yang sama lagi. 

Ust. Nouman ingin membagikan sebuah pelajaran untuk proyek-proyek dakwah kita selanjutnya.

Ust. Nouman berusaha mengulang-ulang poin ini, dan mohon jangan berasumsi dulu ya, Ust. Nouman juga berusaha untuk tidak berasumsi apapun terhadap masjid-masjid di U.S. Ini berdasarkan hasil observasi Ust. Nouman terhadap masjid-masjid di seluruh penjuru U.S.

Apakah itu?

————————-

Bersambung insya Allah di Part 2

Sumber: Bayyinah TV – Quran – Courses – Leadership – 07. Leadership Workshop (00:11:11-00:13:34)


Materi VoB Hari ke-210 Siang | Saat Ini, Branding Adalah Pakaian Kita

Oleh: Nurfitri Anbarsanti

#SundayLeadershipWeek30Part2

Part 2

———————————

Menurut Ust. Nouman, orang-orang membangun pet project (proyek yang sesuai keinginannya saja tanpa melihat kebutuhan orang lain), lalu orang-orang tersebut memaksakan proyek itu dilakukan di seluruh komunitas, dan akhirnya, mereka kehilangan orang-orang yang paling loyal di komunitas itu. 

Ust. Nouman tidak pernah menginginkan ini terjadi di masjid manapun. 

Lalu bagaimana dengan Ust. Nouman? 

Ust. Nouman juga pernah mengalaminya. Ust. Nouman punya sebuah proyek yang benar-benar ingin Ust. Nouman lakukan. Tapi ketika Ust. Nouman menjalankannya, Ust. Nouman kehilangan beberapa orang, yang akhirnya pergi sambil mengatakan. “Ust, sepertinya saya tidak lanjut bantu Bayyinah lagi ya, sudah cukup.”

Padahal, Ust. Nouman ingin sebuah proyek dakwah itu bisa mendapatkan loyalitas dan kepercayaan yang kuat dari orang lain.  

Ust. Nouman berbagi sebuah prinsip yang menurut Ust. Nouman penting. 

Ust. Nouman mungkin terlalu sedikit bercerita tentang periklanan dan marketing. Tapi prinsip ini adalah prinsip yang ada di balik periklanan dan marketing. 

Kita perlu membentuk pesan kita dengan jelas bahwa kita akan memberikan sesuatu yang lebih dari apa yang mereka minta, bahwa kita benar-benar peduli pada masalah-masalah mereka. 

Pada teknisnya, menurut Ust. Nouman, sebuah proyek dakwah akan lebih worth it jika berinvestasi pada desain yang berkualitas dan branding, yang mungkin membutuhkan sekitar maksimal 30 juta rupiah. Untuk mendesain kembali website dengan lebih menarik, membuat logo kembali, dan melakukan branding yang lebih OK. Dan menurut Ust. Nouman, branding adalah segalanya di zaman now

Bayyinah pada awalnya hanya sebuah laptop. Satu-satunya aset yang dimiliki oleh Bayyinah adalah sebuah laptop, ketika Ust. Nouman mulai mendesain webnya. Tapi, saat itu Bayyinah terlihat bernilai seperti bernilai satu juta USD (15 milyar rupiah) walaupun kenyataannya hanya beberapa ratus dolar (beberapa juta rupiah saja). 

Branding itu benar-benar penting, impresi atau ‘kesan’ dari _branding_ itu juga benar-benar penting. 

Kita tahu bahwa ada perintah untuk pria muslim untuk memakai baju terbaik dan terbagus di setiap kita masuk masjid. 

Dan saat ini, website adalah bagian dari ‘pakaian’ kita. Facebook page kita adalah bagian dari ‘pakaian’ kita. Sehingga aset-aset digital itu harus terlihat benar-benar bagus dan menarik. 

Kita tahu bahwa ada sebagian orang yang benar-benar mendedikasikan waktunya untuk menggarap iklan Facebook dan kampanye iklan. Ada juga orang yang benar-benar mendedikasikan dirinya untuk membangun momentum, membangun ketertarikan orang, menargetkan grup spesifik. 

Ust. Nouman berpendapat bahwa mempekerjakan mereka adalah hal yang bagus, juga salah satu bentuk investasi masa depan yang baik. 

————————-

Bersambung insya Allah di Part 3

Sumber: Bayyinah TV – Quran – Courses – Leadership – 07. Leadership Workshop (00:13:34- 15:39)


Materi VoB Hari ke-210 Sore | Wajah dan Sesuatu di Balik Wajah, Keduanya Penting

Oleh: Nurfitri Anbarsanti

#SundayLeadershipWeek30Part3

Part 3

———————————

Melanjutkan topik branding sebelumnya. 

Kita tahu bahwa periklanan _offline_ selalu ada di mana-mana, dan di setiap pamflet, spanduk, dan sebagainya, kita selalu menemukan desain yang bagus kan. Tidak mungkin kita pakai desain dari Microsoft Word untuk membuat pamflet atau spanduk. 

Kalau kita mau pakai Microsoft Word untuk membuat iklan, mungkin anak Ust. Nouman yang sekarang kelas 4 SD bisa mendesain dengan lebih baik. 😀

Jangan sampai kita mendesain pamflet yang kesannya kuno. Juga, jangan sampai kita membuat desain seperti tempat pemberhentian truk yang terdiri dari lingkaran-lingkaran, gambar, pokoknya yang kesannya murahan begitu. Waduh, desain yang buruk sekali. 

Menurut Ust. Nouman, desain dan estetika itu menggambarkan banyak hal dari organisasi sebenarnya. Segala sesuatu tentang ‘kepribadian’ dan value yang dibawa oleh organisasi itu sebaiknya tergambarkan oleh desain yang elegan dan sedap dipandang. Sehingga membuat orang yang melihatnya terkesan dan kagum. 

Sehingga, branding tersebut mengubah persepsi orang terhadap sebuah organisasi. Wajah itu penting. Walaupun memang, sesuatu di balik wajah itu jauh lebih penting. Dan kita butuh keduanya.

————————-

Bersambung insya Allah di minggu depan.

Sumber: Bayyinah TV – Quran – Courses – Leadership – 07. Leadership Workshop (00:15:39-00:17:06)

😊❤️😊❤️😊❤️


Semoga Allah terangi, lembutkan, dan kuatkan hati kita dengan cahayaNya.🤲

Mohon doakan kami agar bisa istiqomah berbagi mutiara-mutiaraNya.🙏

Jazakumullahu khairan😊

Salam,

The Miracle Team

Voice of Bayyinah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s