[AoQ2020] Umum atau Spesifik


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 

Arabic of Quran (AoQ) Hari Ke-19

Kamis, 24 September 2020

Materi AoQ Hari ke-19 | Umum atau Spesifik (Part 1)

Oleh: Tim Chefs VoB

#BasicNahwVideo18Part1

 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sampailah kita di materi terakhir dari sifat ism.

Kita ulangi dulu ya.

Ism punya empat sifat.

SGNT.

Status Gender Number Type.

Status itu ada raf’ nasb jarr.

Gender itu ada Maskulin Feminin. Kita telah belajar tentang Feminin lumayan detail.

Number itu ada tunggal, sepasang, dan ‘tiga plus’. Tapi kita memusatkan perhatian kita ke ‘tiga plus’. Membahas Maskulin Tiga Plus dan juga Feminin Tiga Plus.

Lalu kita bahas juga Tiga Plus tak beraturan sedikit.

Ada Tiga Plus berdasarkan makna katanya, QARN, NAAS, QAWM.

Nah sekarang kita masuk ke Type.

Apa itu Type?

Apa definisinya?

Type adalah ism yang biasa kita gunakan, bisa bersifat umum atau sangat spesifik.

Misalnya: seorang bocah, atau sebuah rumah.

‘Sebuah rumah’ berarti rumah yang mana saja. 

Tidak spesifik. 

Berarti ‘sebuah rumah’ adalah ‘umum’.

Tapi kalau dibilang ‘rumah saya’, atau ‘rumah itu’, atau diberikan alamat yang spesifik, maka rumah itu tidak lagi ‘umum’, tapi sudah jadi spesifik.

Istilah lain untuk ‘spesifik’ adalah ‘tepat’. 

Tepat sasaran, tepat yang dimaksudkan, atau spesifik.

Saat kita bicara dengan menyebutkan sebuah ism, maka ism itu bisa jadi umum atau tepat/spesifik.

Saat kita ngebahas Gender, kita tidak ngebahas dua-duanya.

Kita tidak membahas Maskulin dan sekaligus Feminin.

Tapi kita hanya ngebahas yang Feminin saja.

Apapun yang bukan Feminin, maka itu Maskulin.

Materi Type juga begitu pendekatannya.

Kita akan ngebahas yang ‘tepat’ saja. 

Kita tidak perlu cemas dengan yang ‘umum’.

Semua ism kita anggap ‘umum’, kecuali kita bisa membuktikan bahwa kata itu adalah ‘tepat’.

Ada tujuh cara untuk membuktikan bahwa sebuah ism adalah tepat/spesifik.

Ada tujuh alasan kenapa sebuah ism itu spesifik.

#1 NAMA YANG SPESIFIK

Contohnya: Nouman, Makkah.

Nama orang, nama tempat, nama buku nama apapun yang spesifik.

#2 KATA GANTI

Dia, mereka, Anda, mereka berdua, dan seterusnya, yang sudah Anda hafalkan itu.

Huwa humaa hum hiya humaa hunna,

anta antumaa antum anti antumaa antunna,

anaa nahnu,

berikut yang nebeng, misalnya ka dalam robbaka atau dalam iyyaaka.

Kenapa kata ganti adalah spesifik?

Karena kita tahu persis, kita tahu secara tepat, siapa orang yang sedang dibicarakan. 

Namanya juga kata ganti, yang berarti, kata yang menggantikan kata yang sudah disebutkan sebelumnya.

Kata ‘dia’ itu bukan sembarang orang.

Tapi seseorang yang sudah jelas siapa dia.

Yang pernah dibicarakan sebelumnya.

Contoh:

Saya tadi ketemu seorang guru.

Dia berasal dari Sudan.

Nah.

Kata ‘dia’ ini sudah spesifik.

Merujuk pada guru yang tadi saya temui, yang berasal dari Sudan.

#3 KATA TUNJUK

Contoh: ini dan itu.

Atau kalau versi bahasa Arab-nya: haadzaa, haadzihii, dzaalika, tilka, ulaa-ika, haa-ulaa-i.

Kita akan berkenalan lebih dekat dengan kata-kata ini. Dan juga belajar menggunakannya secara tepat.

Nantinya, pada saatnya, insya Allah ada yang perlu untuk Anda hafalkan. 

Tapi tidak sekarang. 

Yang jelas, yang perlu kita pahami bersama saat ini adalah, ketika tangan kita menunjuk sesuatu, maka itu menjadi spesifik, yaitu sesuatu yang kita tunjuk itu menjadi ‘tepat’.

#4 MUDHAF ADALAH SPESIFIK JIKA MUDHAF ILAYH ADALAH SPESIFIK

Ini, asli, kriteria yang menarik.

Ini terkait dengan idhoofah.

الإضافة

Idhoofah adalah sebuah susunan atau format kata-kata, yang mengindikasikan kepemilikan.

Rumahku.

Dalam bahasa Inggris: the house of mine.

Dalam bahasa Indonesia: rumah milikku.

Itu adalah contoh format yang menunjukkan idhoofah.

Kata sebelum ’of’ disebut mudhoof. (versi bahasa Inggris)

Kata sebelum ‘milik’ disebut mudhoof. (versi bahasa Indonesia)

مضاف

Perhatikan lagi contoh tadi:

the house of mine

rumah milikku

Kata sebelum ’of’, atau sebelum ‘milik’

adalah ‘yang dimiliki’.

Jadi mudhoof adalah ‘yang dimiliki’.

Kata setelah ’of’  atau setelah ‘milik’ disebut mudhoof ilayh.

مضاف اليه

Kata setelah ’of’ atau setelah ‘milik’ adalah pemilik.

Jadi mudhoof ilayh” adalah pemilik.

Jadi formatnya adalah:

yang dimiliki + ’of’ + pemilik

yang dimiliki + ‘milik’ + pemilik

Biar nancep lagi, yuk kita ikuti puisi berikut.

Judulnya adalah Mimpi Mudhoof.

Istana milikku

Kapal pesiar milikku

BMW milikku

Brompton milikku

Rolex milikku

Sudah ya, cukup itu aja.

Maka istana, kapal pesiar, BMW, Brompton, Rolex, itu semua adalah mudhoof.

Dan ‘ku’ atau ‘aku’, sebagai pemilik, adalah mudhoof ilayh.

Oh iya, Anda tidak perlu memiliki mudhoof barusan.

Yang perlu Anda dan saya miliki adalah kemampuan memahami, menghayati, dan merasakan pesan-pesan-Nya di Al-Qur’an.

Yang membuat kita hampir selalu meneteskan air mata saat berdiri di hadapan-Nya.

Jika pun Allah mengizinkan Anda untuk memiliki satu atau semua mudhoof barusan, semoga itu hanya dalam genggaman Anda, bukan di hati Anda.

Kita semua mungkin familier dengan ‘topi saya bundar’.

Mari kita bedah ‘topi saya’: mana yang mudhoof, mana yang mudhoof ilayh?

Kita sesuaikan dulu formatnya.

Yakni menjadi ‘topi milik saya’.

Maka ‘topi’ adalah mudhoof dan ‘saya’ adalah mudhoof ilayh.

Bagaimana dengan ‘cakar kucing’?

Disesuaikan dulu formatnya menjadi ‘cakar milik kucing’.

Maka ‘cakar’ adalah mudhoof dan ‘kucing’ adalah mudhoof ilayh.

Yang ini juga kita akrab sepertinya: ‘lihat kebunku’.

Adakah idhoofahndi situ?

Coba Anda identifikasi, uraikan dan temukan mudhoof dan mudhoof ilayh dari contoh barusan.

Kata ‘kebunku’ harus disesuaikan dulu formatnya.

Menjadi ‘kebun milikku’ atau ‘kebun milik aku’.

Maka ‘kebun’ adalah mudhoof dan ‘aku’ adalah mudhoof ilayh.

Ingat-ingat ya formatnya:

mudhoof + of + mudhoof ilayh

mudhoof + milik + mudhoof ilayh

Atau:

yang dimiliki + of + pemilik

yang dimiliki + milik + pemilik

Nah.

Prinsip yang akan kita pelajari adalah: 

mudhoof adalah spesifik jika mudhoof ilayh adalah spesifik.

mudhoof adalah yang sebelum ‘milik’.

mudhoof ilayh adalah yang setelah ‘milik’.

Secara umum dan sederhana, ’of’ bisa diartikan ‘milik’

Tapi dalam praktiknya, ’of’ itu bisa juga menjelma menjadi ‘dari’ atau yang lain.

Contoh: Rasulullah.

Kita sesuaikan formatnya dulu.

Menjadi ‘Rasul milik Allah’.

Atau ‘Rasul dari Allah’.

Atau ‘Rasul utusan Allah’.

Kata ‘Rasul’ adalah mudhoof.

Kata ‘Allah’ adalah mudhoof ilayh.

Kita ulangi lagi prinsip yang tadi:

mudhoof adalah spesifik jika mudhoof ilayh adalah spesifik.

Kata ‘Allah’ adalah mudhoof ilayh.

Apakah mudhoof ilayh dalam contoh ini sudah spesifik?

Ya. Jelas. Sudah spesifik.

mudhoof ilayh di sini sudah jelas.

Tidak ada yang lainnya lagi.

Satu-satunya sesembahan kita.

Satu-satunya Sang Maha Pemberi.

Satu-satunya Rabb kita.

Jadi, spesifik. 

mudhoof ilayh sudah spesifik.

Karena mudhoof ilayh spesifik, maka mudhoof menjadi spesifik.

Bagaimana dengan contoh ini?

Buku dari seorang laki-laki.

Kita ingat lagi bahwa of bisa berarti ‘milik’, ‘dari’, atau yang lain.

Di sini, of berarti ‘dari’.

Maka ‘buku’ adalah mudhoof dan ‘seorang laki-laki’ adalah mudhoof ilayh.

Apakah mudhoof ilayh di sini spesifik?

Tidak.

‘Seorang laki-laki’ itu bersifat umum, tidak merujuk ke satu orang yang spesifik.

Karena mudhoof ilayh tidak spesifik, maka mudhoof juga tidak spesifik.

Prinsipnya, sekali lagi:

mudhoof adalah spesifik jika mudhoof ilayh adalah spesifik.

Sebuah pelajaran yang penting terkait prinsip ini:

Hanya melihat mudhoof, tidak bisa kita tentukan mudhoof itu spesifik atau tidak.

Atau:

Untuk menentukan apakah mudhoof itu umum atau spesifik, maka lihat dulu mudhoof ilayh.

Kita masih berada di bahasan tujuh alasan kenapa sebuah ism itu spesifik.

Lebih tepatnya, di alasan keempat, yang uraiannya lumayan panjang lebar ini.

Dijelaskan agak panjang dengan harapan lebih mudah dipahami.

Selanjutnya, kita move on ke alasan kelima.

Yaitu, bahwa sebuah ism bisa dikatakan spesifik kalau ada kata the (bahasa Inggris) atau AL (bahasa Arab) yang mendahuluinya.

#5 DIDAHULUI KATA ‘THE’ ATAU AL  اَلْ

Contoh: alkitaab.

Alkitaab adalah spesifik.

Kalau yang umum, apa ya? Kitaabun.

Muslimun muslimin.

Punya tanwin.

Ini adalah ciri kata yang umum. Yang tidak spesifik.

Muslimun berarti seorang muslim.

Muslimin berarti seorang muslim.

Al-muslimu berarti muslim itu. Atau, muslim tersebut. Yang merujuk pada seorang muslim tertentu yang spesifik.

Alhamdulillah.

Jadi sudah lima ya, dari tujuh kategori.

#1 NAMA YANG SPESIFIK

#2 KATA GANTI

#3 KATA TUNJUK

#4 MUDHAF ADALAH SPESIFIK JIKA MUDHAF ILAYH ADALAH SPESIFIK

#5 DIDAHULU KATA ‘THE’ ATAU AL  اَلْ

Sekarang kita masuk ke kategori yang nomor enam.

#6 SESEORANG YANG SEDANG DIPANGGIL

Ketika Anda memanggil seseorang, maka orang itu menjadi spesifik.

Seorang ayah baru saja pulang kerja. 

Maka kita tidak tahu secara persis siapa orang ini.

‘Seorang ayah’ tidak spesifik. Masih umum.

Tapi ketika anaknya bilang, “Alhamdulillah Ayah sudah pulang.”

Maka kata ‘ayah’ menjadi spesifik.

Yaitu, ayah yang sedang dipanggil oleh anaknya tadi.

Dalam bahasa Arab, salah satu ciri seseorang yang sedang dipanggil adalah adanya kata ’Yaa’.

“Yaa Walad!”

“Yaa Rojuul!”

“Yaa Kariim!”

Seseorang yang sedang dipanggil ini disebut almunaadaa.

المنادى

Tapi Anda pun tidak perlu tahu tentang almunaadaa ini sebenarnya, untuk saat ini.

Nah.

Alhamdulillah.

Kita sudah mempelajari enam kategori:

#1 NAMA YANG SPESIFIK

#2 KATA GANTI

#3 KATA TUNJUK

#4 MUDHAF ADALAH SPESIFIK JIKA MUDHAF ILAYH ADALAH SPESIFIK

#5 DIDAHULUI KATA ‘THE’ ATAU AL  اَلْ

#6 SESEORANG YANG SEDANG DIPANGGIL

Apa kategori nomor tujuh?

*****

Modul Basic Nahw

Jumlah video: 86

Judul video ini: 04. Type 

Video ke 18 dari 86 video.

Durasi: 11 menit 24 detik

*****

Sumber: 

Bayyinah TV > Arabic > Understand Arabic > Dream > Basic Nahw > 04. Type (00:00-05:56)

*****


Materi AoQ Hari ke-19 | Umum atau Spesifik (Part 2)

Oleh: Tim Chefs VoB

#BasicNahwVideo18Part2

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Sebelum kita masuk ke kategori nomor tujuh, mati kita ulangi dulu.

Enam kategori yang sudah kita pelajari:

#1 NAMA YANG SPESIFIK

#2 KATA GANTI

#3 KATA TUNJUK

#4 MUDHAF ADALAH SPESIFIK JIKA MUDHAF ILAYH ADALAH SPESIFIK

#5 DIDAHULUI KATA ‘THE’ ATAU AL اَلْ

#6 SESEORANG YANG SEDANG DIPANGGIL

Kita mulai dari kategori pertama.

#1 NAMA YANG SPESIFIK

Coba Anda pikirkan contoh yang spesifik.

Nama-nama yang spesifik versi Anda sendiri.

Nama istri atau suami.

Nama kucing.

Nama wanita di depan Anda yang sign ke kanan tapi tiba-tiba belok kiri 😃😃

(nama panggilan kreasi Anda, karena Anda belum sempat kenalan)

Sebenarnya bisa nama siapa saja.

Nama Anda sendiri, nama teman-teman Anda, nama orang-orang di keluarga Anda, dll.

#2 KATA GANTI adalah huwa humaa hum dst.

#3 KATA TUNJUK adalah ini, itu, dll.

#4 MUDHAF ADALAH SPESIFIK JIKA MUDHAF ILAYH ADALAH SPESIFIK juga sudah kita bahas. Dan kita akan sama-sama berlatih ketika saatnya tiba.

#5 DIDAHULUI KATA ‘THE’ ATAU AL  اَلْ

Alhamdulillah, ada awalan ’AL’, ism jadi spesifik.

Al-Islaam, ada awalan AL, ism jadi spesifik.

Wattiini wazzaytuun. Setelah wawu ada ’AL’, membuat kedua ism tersebut jadi spesifik.

#6 SESEORANG YANG SEDANG DIPANGGIL

seperti Yaa Rabb, atau yaa ayyuhal insaan, ism tersebut jadi spesifik.

Atau yaa lalu panggil nama, tanpa ayyuha, itu juga spesifik.

Yaa Muusaa, Yaa ‘Iisyaa.

Ini benar-benar spesifik. Mantap spesifiknya.

Pertama, karena masuk kategori satu: nama-nama yang spesifik.

Kedua, karena masuk kategori enam saat ini: keduanya sedang dipanggil.

Sekarang, kita masuk ke kategori tujuh.

#7 DIDAHULUI ALLADZII

الذى 

Kata-kata yang didahului ALLADZII.

Termasuk di dalamnya adalah ALLADZIINA.

Misalnya shirootholladziina an’amta ‘alayhim.

Arti dari ALLADZII adalah ORANG YANG ……. ITU.

Orang yang ……. itu.

Mereka yang …… itu.

Dia yang …… itu.

Loh kok ada ‘itu’-nya?

Untuk menunjukkan bahwa ism itu spesifik.

Makanya pake ‘itu’ untuk menegaskan sifat yang ‘spesifik’, bukan ‘umum’.

Kenapa ALLADZII dianggap spesifik?

Karena bagian dari kata ALLADZII ada AL.

Dan kita sudah tahu di pelajaran kategori #5 sebelumnya bahwa AL ini membuat ism jadi spesifik.

ALLADZII adalah versi maskulinnya.

Versi femininnya adalah ALLATII.

Maka kata yang didahului ALLADZII atau ALLATII adalah spesifik.

Jadi itu lah daftar yang berisi tujuh kategori ism yang spesifik.

Yang di luar daftar itu, berarti tidak spesifik.

Sekarang, yuk kita sama-sama berlatih untuk memeriksa beberapa kata, menentukan apakah sebuah kata itu spesifik atau umum.

Tapi seperti biasa, dicoba sendiri dulu ya. 

Sebelum nantinya diperiksa bareng-bareng.

Kita akan berlatih dengan delapan kata, mulai dari nomor 11 hingga 18.

Nomor 1 hingga 10 sudah kita gunakan untuk berlatih di materi Number kemarin.

#11 huwa هُوَ

#12 assaa-ili السَّاءِلِ

#13 hudan   هُدَىً

#14 sabiilan   سَبِيْلًا

#15 akromu   أَكْرَمُ

#16 hadzaa   هَذا

#17 makkata مَكَّةَ

#18 muhammadun  مُحَمَّدٌ 

Jadi, berhenti dulu ya, membacanya.

Saatnya Anda berlatih.

Silakan kembali membaca setelah Anda menyingkap tabir delapan kata di atas.

Misi Anda adalah memutuskan masing-masingnya.

Apakah ‘umum’ atau ‘spesifik’.

Akan sangat rugi jika Anda melihat pembahasannya sebelum mencoba menjawab sendiri, karena insya Allah, ini sangat mudah kok. 

Tidak ada yang tricky

Karen Anda memperhatikan pelajaran dengan baik, insya Allah Anda akan menjawab dengan baik. Insya Allah benar semua. 

Sekarang, Anda membaca baris ini.

Yang menandakan bahwa Anda sudah membuat delapan keputusan penting.

Kita periksa sekarang satu per satu, mulai dari nomor-nomor ganjil lebih dahulu.

#11huwa

Sepintas ‘umum’.

Kan ga jelas dia, laki-laki, siapa. Atau yang mana.

Tapi yuk tetap kita uji dengan tujuh kriteria.

1. Nama yang spesifik? Bukan.

2. Kata ganti? Ya. Berarti, spesifik!

Wah ga jadi salah. 😃😃

Nah, ini pentingnya menguji sesuai SOP. 😃😃

‘Dia’ itu spesifik karena ‘dia’ adalah kata ganti.

Dalam logika berbahasa, kata ‘dia’ maupun kata ganti yang lain, digunakan untuk menggantikan seseorang yang sudah disebutkan sebelumnya.

Jadi kita harus bisa membayangkan sebuah percakapan, yang terdiri dari beberapa kalimat, yang di dalamnya terdapat kata ‘dia’, bukan di kalimat pertama.

Dan di kalimat sebelumnya, sudah ada kata yang akhirnya nanti digantikan dengan kata ‘dia’ ini.

Jadi, huwa itu bersifat spesifik karena masuk kata ganti.

#13 hudan

1. Nama yang spesifik? Kita anggap tidak ada orang atau tempat atau apapun yang namanya ‘hudaya’. Berarti, ‘umum’.

2. Kata ganti? Bukan. Berarti, ‘umum’.

3. Kata tunjuk? Bukan. Berarti, ‘umum’.

4. Mudhoof? Bukan. Berarti, ‘umum’.

5. Tidak berawalan AL. Berarti, ‘umum’.

6. Seseorang yang sedang dipanggil? Bukan. Berarti, ‘umum’.

7. Didahului ALLADZII? Tidak juga. Berarti, ‘umum’.

Kesimpulan hasil pengujian: ‘umum’.

Jadi, kata hudan bersifat umum karena tidak terbukti sebagai kata yang spesifik melalui uji tujuh kategori tersebut.

#15 akromu

1. Nama yang spesifik? Bukan. Tapi saya pernah punya kakak angkatan namanya Akram Murtadho. Nah, kalau itu memang spesifik. Tapi ini akromu. Beda. Tapi salah satu guru ustaz namanya Syekh Akram Nadwi. Nah, beliau yang kita hormati memang sebuah nama yang spesifik. Tapi ini akromu. Bukan syekh, dan tidak ada nama lanjutannya. Tetap saja, umum.

2-7. Uji kategori 2 sampai dengan 7 hasilnya: bukan. Maksudnya, bukan spesifik.

Kesimpulan hasil pengujian: umum.

Akromu artinya mulia. Atau, lebih mulia. 

Dalam contoh ini, bukan nama orang. Bersifat.

#17 makkata

1. Nama yang spesifik? Ya. Berarti, spesifik.

Makkata atau Makkah adalah tempat yang spesifik. 

Atau, nama yang spesifik. 

Jadi, memang spesifik.

#12 assaa-ili

Ada awalan alif lam. Berarti spesifik.

Assaa-ili memang tidak kedengaran punya awalan AL

Tapi di naskah tulisan Arab sudah jelas ada awalan AL 

Jadi,spesifik.

*#14 sabiilan

Akhiran un an in menunjukkan kata ini bersifat umum.

Sabiilan itu kebalikannya assaa-ili. Maksudnya, tidak diawali AL. Malah berakhiran AN

Jadi, bersifat umum

#16 hadzaa

Hadzaa adalah sebuah kata tunjuk. 

Dan semua kata tunjuk adalah spesifik.

Haadzaa berarti ‘ini’, yang berarti kita sedang menunjuk ke sesuatu yang spesifik.

#18 muhammadun

Ini Rasulullah saw ya, berarti spesifik.

Jadi, Muhammadun atau Muhammad adalah nama yang spesifik.

Wow!!!

Kita sudah di ujung pelajaran tentang ism.

Sekarang kita akan mengkaji ulang sekaligus berlatih.

Latihannya mencakup semua pelajaran tentang ism.

Alkitaabu   الكتابُ

Pertanyaannya adalah: apa status, gender, number, dan type dari kata ini?

Status? Gender? Number? Type?

Status: raf’

Akhiran u untuk raf’.

Akhiran a untuk nasb.

Akhiran i untuk jarr.

Gender: ?

Kita uji sesuai SOP ya.

Untuk membuktikannya feminin. 

Kalau tidak masuk semua, berarti maskulin.

Diuji dengan kategori 1: Secara biologis feminin? Tidak.

Diuji dengan kategori 2: Akhirannya bukan ة   ى اء

Diuji dengan kategori 3: Bukan bagian tubuh yang sepasang.

Diuji dengan kategori 4: Bukan nama tempat.

Diuji dengan kategori 5: Tidak masuk kategori ‘bukan manusia’. Juga bukan ‘tiga plus’.

Diuji dengan kategori 6: Tidak ada di daftar ‘Orang Arab Bilangnya Begitu.’ Juga bukan neraka atau nama-nama lain dari neraka.

Di Tabel Feminin atau Tabel MUSLIMAH 1, 2, DAN 3+ juga tidak ada.

Tidak masuk semua kategori itu. 

Berarti, Maskulin.

Number: tunggal 

Kan pake AL

Berarti tertentu dan cuma satu.

Type: spesifk.

Karena ada awalan AL 

Berarti spesifik.

Jadi mulai sekarang, kalau kita ketemu ism, kita seharusnya bisa memberikan 4 jawaban atas 4 pertanyaan itu. 

Di awal-awal dulu, kita sudah mengenal SGNT.

Sekarang, kita sudah mempelajari semua hal yang perlu untuk mengungkap misteri SGNT.

Kita bisa bertemu dengan ism apapun, dan kita bisa menentukan: status, gender, number, dan type dari ism tersebut.

Empat pertanyaan SGNT ini punya impact yang luar biasa terhadap empat hal juga:

1. bagaimana sebuah kata diinterpretasikan

2. makna yang dihasilkan oleh kata itu

3. bagaimana kata-kata terkoneksi satu sama lain

4. bagaimana kita menerjemahkannya secara tepat.

Ini menjadi fondasi yang sangat penting untuk belajar bahasa Arab Al-Qur’an. 

Kalau ini sudah kita kuasai dengan baik, yang lain-lainnya insya Allah menjadi jauuuh lebih mudah.

Dan yang sudah kita pelajari Ini bukan hanya hal-hal yang dasar.

Tapi ini adalah materi yang paling sulit.

Anda menguasai ini dengan baik, insya Allah bahasa Arab Anda bakal bagus.

Semoga Allah mudahkan kita untuk mengarungi petualangan belajar bahasa Arab Al-Qur’an.

Semoga Allah membuatnya mudah untuk kita.

Dan membuat hubungan kita dengan Al-Qur’an menjadi semakin kuat, semakin intim.

Barakallaahu lii wa lakum.

Wassalaamu ‘alaykum wa rahmatullaahi ta’aala wa barakaatuh.

*****

RINGKASAN

UMUM ATAU SPESIFIK

TYPE ITU ADA DUA: UMUM ATAU SPESIFIK.

TUJUH KATEGORI ISM YANG SPESIFIK:

1. NAMA YANG SPESIFIK

2. KATA GANTI

3. KATA TUNJUK

4. MUDHOOF ADALAH SPESIFIK JIKA MUDHOOF ILAYHI ADALAH SPESIFIK

5. BERAWALAN AL

6. SESEORANG YANG SEDANG DIPANGGIL

7. DIDAHULUI DENGAN ALLADZII الذ 

*****

Modul Basic Nahw

Jumlah video: 86

Judul video ini: 04. Type 

Video ke 18 dari 86 video.

Durasi: 11 menit 24 detik

*****

Sumber: 

Bayyinah TV > Arabic > Understand Arabic > Dream > Basic Nahw > 04. Type (05:56-11:24)

***

Semoga Allah terangi, lembutkan, dan kuatkan hati kita dengan cahayaNya.🤲

Mohon doakan kami agar bisa istiqomah berbagi mutiara-mutiaraNya.🙏

Jazakumullahu khairan😊

Salam,

The Miracle Team

Arabic of the Quran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s