[MFA2020] Janji Kemudahan – Achmad Shafiq Bafadhal


Semua orang pasti suka segala urusannya mudah, cepat dan murah. Siapapun itu, untuk keperluan apapun itu. Dan itu tidak hanya terbatas untuk urusan dunia, bahkan untuk urusan akhirat juga kita pasti berharap untuk mendapatkan perhitungan yang mudah. Kita ingin agar Allah SWT menutupi catatan kelam kita sehingga kita dapat masuk ke surga. Tapi mari kita kembali ke dunia kita, pasti semua orang pernah dan sangat mungkin sedang menghadapi sebuah masalah. Dan dalam setiap masalah sekecil atau sebesar apapun itu, kita pasti berharap solusi yang mudah. Dan sadarkah kita bahwa Allah sudah janjikan kemudahan tersebut?

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا {5}
Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan

 إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا  {6}

sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.

(Q.S. Al Insyirah 94 : 5-6)

Fitrah Manusia

Kalau buat survei ke seluruh manusia, terlepas dari urusan akhirat saya yakin semua manusia pasti akan menjawab ingin hidupnya tanpa masalah, ingin hidupnya santuy, senang-senang, bawa happy saja, atau kalau bahasa saya hidup bahagia kaya raya mati masuk surga, ya kan? Saya yakin semua orang pasti mau kehidupan yang seperti itu dan saya yakin memang itulah fitrahnya manusia. Tapi sayangnya, kehidupan dunia ini tidak sebaik itu. The world is a harsh reality with many difficulty and many things can go wrong without we even realize it. That’s the sad fact and truth about this world.

Kalau kita mau bikin list, saya yakin setiap orang yang sudah memasuki usia baligh akan sanggup menuliskan setidaknya 100 daftar masalah atau kesulitan ataupun hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan atau keinginannya. Artinya apa? Orang bisa dengan mudah menyebutkan berbagai permasalahan dalam hidupnya. Dan saya juga cukup yakin ini juga fitrah manusia. Kenapa? Karena Allah sendiri juga telah menyatakan dalam Surah Al-Ma’arij, Q.S. ke 70 ayat ke-19 dan 20 yaitu:

إِنَّ ٱلْإِنسَـٰنَ خُلِقَ هَلُوعًا {19} إِذَا مَسَّهُ ٱلشَّرُّ جَزُوعًۭا {20} 

 Sungguh, manusia itu tercipta dengan sifat berkeluh kesah dan kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah (Q.S. Al-Ma’arij: 19-20)

Tapi kembali ke surah yang saya sebutkan di awal, ternyata Allah SWT secara konsisten mengindikasikan hal ini dengan menyebutkan الْعُسْرِ. Dalam video tersebut, Ustaz Nouman menjelaskan bahwa Allah SWT memilih kata kesulitan dengan menggunakan atribut yang spesifik (menggunakan ال). Artinya apa? Artinya adalah setiap orang tahu apa masalah dirinya, apa masalah yang sedang dihadapinya, apa masalah yang menghantui hidupnya. Masalah itu sangat jelas, sangat spesifik dan sangat personal sehingga tidak ada orang yang tidak tahu apa masalah dalam hidupnya. It’s so obvious.

Ustaz Nouman melalui khutbah yang ada dalam video tersebut menjelaskan, kita sudah salah memandang ayat ini sejak awal. Ketika membaca surat ini, dan ketemu ayat ini, saya yakin bagi yang pernah membaca terjemahannya akan mengingat “bersama kesulitan ada kemudahan”, ya kan? Fokus pertama kita adalah pada kesulitan, bukan kemudahan. Kenapa? Karena dari struktur kalimat saja, subjek kita adalah kesulitan, bukan kemudahan.

But the fact is, in Arabic point of view, subjeknya dalam kalimat ini adalah kemudahan, bukan kesulitan. Jadi secara struktur kita sudah terbalik. Makna yang paling dekat dari ayat ini adalah “bahwa sebuah kemudahan hadir bersama kesulitan.” Fokus utamanya adalah di kemudahan, bukan di kesulitan.  Dan inilah sebenarnya yang ingin Allah SWT ajarkan kepada kita, bahwa fokuslah pada kemudahan bukan kesulitan. Ini poin atau pelajaran yang pertama dari ayat ini.

Tapi kembali ke ayatnya, Allah secara jelas menyebutkan bahwa yang ditemui pertama adalah kesulitan bukan kemudahan. Bahkan hingga dua kali Allah SWT mengulang ayat tersebut dengan struktur yang sama. Apa maknanya? Maknanya adalah kalau ingin dapat kemudahan, kita harus hadapi kesulitan terlebih dahulu. Jadi tidak mungkin kemudahan datang begitu saja. Dan boleh jadi, kemudahannya datang way after kita menghadapi kesulitan tersebut. Tapi Allah SWT sudah berjanji bahwa pasti akan diberikannya kemudahan selama kita menghadapi kesulitan tersebut. Dan Allah ingin kita fokus pada janji tersebut. Ini pelajaran kedua dari ayat ini.

Pelajaran ketiga adalah dari jenis atau atribut kata yang digunakan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ketika menyebutkan masalah, Allah SWT menggunakan atribut yang spesifik. Tapi ketika menyebutkan tentang kemudahan atau solusi, Allah SWT menggunakan atribut yang umum atau tidak spesifik. Apa maknanya? Maknanya adalah kamu pasti tahu masalahmu tapi kamu belum tentu bisa menyadari bahwa Allah SWT sudah menurunkan pertolongan-Nya untukmu. Kita bahkan bisa jadi tidak sadar bahwa solusinya sudah di depan mata. Pernah denger istilah blessing in disguise? Atau berkah yang terselubung? Itu hanyalah salah satu contoh kecil bagaimana kemudahan yang Allah SWT berikan itu hadir tanpa kita menyadarinya. Dan kita baru sadar jauh setelah masalah tersebut berakhir. Kadang kita juga menyebutnya hikmah dari sebuah kejadian. 

Kenapa jadi ayat favorit?

Mengapa ayat ini jadi ayat favorit saya? Well, pertama karena surahnya pendek, easy to memorize dan sangat mungkin dibaca untuk sholat baik wajib maupun sunnah. And sejujurnya, saya bisa dikatakan hampir tidak pernah melewatkan membaca surah ini dalam salah satu sholat, entah wajib ataupun sunnah. So, literally ini adalah salah satu surah yang paling sering saya baca sepanjang hidup saya hingga hari ini.

Kedua, karena ajaran yang ada di dalamnya. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, semua orang punya masalah. Dan tidak ada hal lain yang diharapkan dari sebuah masalah kecuali solusi dan kemudahan. Maka ayat ini memperteguh saya untuk terus yakin dan positif bahwa apapun masalah saya saat ini, Allah SWT pasti bantu dan Allah SWT pasti sudah menyiapkan solusi-Nya untuk saya.

Ketiga, karena kondisi kita akhir-akhir ini ditengah pandemi COVID-19 yang banyak menimbulkan problem berat dan kematian di berbagai belahan dunia. Saya yakin saya dan Anda banyak mengalami masalah yang tidak biasanya selama pandemi ini. Dan saya berharap sedikit suntikan semangat yang ada dalam surah ini, khususnya ayat ini dapat menjadi obat dan penawar bagi kesulitan yang kita semua sedang hadapi. Yakinlah, Allah SWT sudah menyiapkan solusi atas permasalahan kita.

Setiap orang pasti punya masalah dalam hidup, tapi yakinlah Allah SWT sudah menyiapkan solusi atas permasalahan dalam hidupmu. Kita mungkin tidak meyadarinya, tapi kita perlu tahu bahwa solusi dan kemudahan itu hadir dalam hidup kita.

__

Referensi Video : https://www.youtube.com/watch?v=VvNIyaF39tE

Ditulis oleh : Achmad Shafiq Bafadhal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s