[MFA2020] Nabi Yusuf AS Bendahara Terbaik Sepanjang Sejarah – Dira Kamaliyah


قَالَ اجْعَلْنِيْ عَلٰى خَزَاۤىِٕنِ الْاَرْضِۚ اِنِّيْ حَفِيْظٌ عَلِيْمٌ

Dia (Yusuf) berkata, “Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir); karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, dan berpengetahuan.” (QS Yusuf ayat 55)

 

Kalau kamu lagi sedih atau dalam kesulitan, coba deh baca surat Yusuf, bakal ada kesan tersendiri. Surat ini turun pada tahun kesedihan (aamul huzn) atau ketika Rasul SAW berada di titik terendah hidupnya: diusir pas dakwah di Thaif, dicemooh dan diperlakukan tidak baik, istri dan pamannya meninggal, sahabat dan pengikutnya disiksa, hartanya diambil paksa, aktivitas ekonomi diboikot, dan segalanya diasingkan.

Allah menurunkan surat ini supaya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam dan hamba-hamba-Nya, termasuk aku dan kamu, merasa nyaman dalam keadaan sesulit apa pun. Karena segala sesuatu merupakan hadiah dari Allah, just put our trust in Allah.

Aku ada cerita waktu kenalan sama surat ini. Beberapa tahun yang lalu aku pindah tugas ke bidang keuangan, dan kondisiku sedang pahit-pahitnya. Aku harus berhadapan dengan kondisi keuangan yang rasio kas pada kewajiban mencapai 1:1000. Ilustrasinya gini, uang yang ada 1 juta, tapi hutang jatuh tempo 1 miliar. Susah banget karena kondisi ekonomi juga lagi slow-down.

Aku tertekan, bingung, panik, ketakutan, sampai aku mati gaya, karena nggak tahu dan nggak bisa berbuat apa-apa. Kerjaanku di kantor cuma duduk, nafas, diem, sambil istighfar. Akhirnya aku ketemu dan cerita ke Pak Dadang, orang yang aku pandang bijak, pintar dan mengerti cara me-manage uang.

Panjang lebar kali tinggi aku ceritain kondisi keuangan, dan reaksi pertama beliau apa coba?

Pak Dadang malah ketawa!

Apaan? Serius? Iya beneran!

Nah setelah puas ketawa, beliau baru bicara. Kurang lebih gini:

“Dir tenang aja, karena solusi cuma ada di pikiran yang tenang”

Oke, aku coba untuk calm down.

“Dira tahu soal mimpinya Nabi Yusuf?”, tanya Pak Dadang.

“Iya tahu, tentang 7 sapi gemuk dan 7 sapi kurus, dan 7 helai gandum berisi dan 7 helai gandum kering, kan? Terus?”

Aku belum paham arah pembicaraan beliau. Apa hubungannya hutang dengan Nabi Yusuf?

“Artinya apa? Selalu akan ada masa dimana segala sesuatu mudah, menyenangkan, leluasa, dan melimpah bergantian dengan masa dimana segala sesuatu akan sulit, sempit, dan sesak.

Jadi, ketika kita sedang sulit-terpuruk, jangan putus asa karena akan datang masa senang. Saking senangnya sampai bikin wajah kita berseri-seri. Dan ketika masa senang atau masa sapi gemuk, kita harus mempersiapkan diri karena akan datang masa sapi kurus,” jelas beliau.

Tahu gak? Tiba-tiba semua perasaan panik dan takut langsung berubah jadi tenang dan optimis. Semua masalah jadi ga masalah, sama sekali.

Tunggu, obrolan belum selesai.

“Dalam Al-Quran disebutkan bahwa innī ḥafīẓun ‘alīm (QS Yusuf : 55), sesungguhnya aku pandai menjaga dan pintar. Jadi pesan saya, siapa pun yang menjadi bendahara, minimal harus punya dua karakter nabi Yusuf: Pandai menjaga dan cerdas”

That was deep. Dari situ aku mulai cari-cari info tentang Nabi Yusuf ‘alaihi salam.

Dari kecil, aku cuma sebatas tahu Nabi Yusuf adalah nabi yang ganteng parah. Tapi ga mungkin kan seseorang ditunjuk jadi nabi, sampai ada satu surat Al-Quran khusus membahas tentangnya hanya karena fisik aja?

Banyyaaakkk banget hal menarik soal Nabi Yusuf yang buat aku terkagum-kagum. Dari Surat Yusuf aku belajar banyak hal, mulai dari hal keluarga, pribadinya yang paripurna, karir, sudut pandang soal masalah dan strategi solusinya. Banyak deh.

Ditulisan ini ada beberapa hal yang ingin aku highlight tentang peran Nabi Yusuf sebagai bendahara:

1. Nabi Yusuf ‘alaihi salam adalah bendahara terbaik sepanjang sejarah (versi saya tentunya).

Aku kagum sekaligus penasaran bagaimana strategi Nabi Yusuf waktu itu. Karena prestasinya melewati tiga tantangan yang hampir nggak mungkin bisa dilewati bendahara biasa sekaligus

a. Beliau bisa me-manage segala sumberdaya dan melewati 7 tahun masa paceklik.

Bukan mingguan atau bulanan, 7 tahun non-stop loh.

b. Cakupan wilayah yang di-back up bukan cuma negaranya saja (Mesir), tapi juga negara-negara tetangga.

Ingat kan saudara-saudaranya yang di Palestina datang ke Mesir untuk barter barang dengan makanan?

c. Dan terakhir, hal yang jadi tantangannya itu AIR, elemen paling penting buat hidup.

Nggak mungkin bendahara biasa bisa survive. Saya dikasih kondisi ekonomi yang agak slow-down selama 6 bulan aja sulit banget, apalagi 7 tahun dengan cakupan regional negara.

2. Kehidupannya dari kecil sampai dewasa semuanya pahit.

Dipisahkan dari keluarganya, dicemplungin ke sumur, dijual dan dijadikan budak, difitnah dan dimasukkan ke penjara. Nggak punya uang, nggak punya reputasi, nggak ada perlindungan, nggak ada masa depan.

Tapi justru dari perjalanan pahitnya itu, Allah mempersiapkan Nabi Yusuf ‘alaihi salam untuk hal yang jauh lebih besar: menjadi bendahara negeri adidaya (kala itu) yang akan mengalami kekeringan ekstrim selama 7 tahun berturut-turut.

Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu. Allah tahu hanya Nabi Yusuf yang mampu menjadi bendahara Mesir.

Bayangkan kalau perjalanan Nabi Yusuf nggak diawali dengan dimasukkannya ke sumur dan seterusnya. Mungkin beliau nggak akan pernah sampai ke Mesir, ketemu Al-Aziz, dan jadi bendahara negara. Kalau beliau nggak jadi bendahara, mungkin krisis global waktu itu akan mengakibatkan ribuan atau bahkan jutaan orang yang meninggal kelaparan.

Mindset-ku berubah banget setelah kejadian itu. Setiap kali ada masalah aku nggak melihat itu sebagai masalah, tapi sebagai hadiah dari Allah. Walaupun belum tahu pelajaran dan perjalanan hidup apa yang diberikan padaku, I put my trust in Allah. Setidaknya kalau ada masalah atau krisis, aku bisa menghibur diri: ‘Tenang, belum 7 tahun… pasti akan datang masa sapi gemuk.’

Oh iya, Ramadhan ini Surat Yusuf sedang dibahas oleh Ustadz Nouman Ali Khan Bayyinah Institute. Ini link-nya https://www.youtube.com/watch?v=r3ak4q52Cmg

__

Video referensi: https://www.youtube.com/watch?v=r3ak4q52Cmg

Ditulis oleh: Dira Kamaliyah

One thought on “[MFA2020] Nabi Yusuf AS Bendahara Terbaik Sepanjang Sejarah – Dira Kamaliyah

  1. Masya Allah tabarakallah, alhamdulillah seneng banget dikasih Allah bisa nemu page ini buat refleksi diri.. makasih banyak sharingnya Mba Dira😊

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s