[MFA2020] Untuk Apa Waktumu Selama #dirumahaja? – Siti Nurjanah Septiani


Sebenarnya ada banyak sekali ayat yang menjadi favoritku dan mereka begitu dinamis berganti setiap saatnya. Namun di tengah pandemik COVID-19, dimana orang-orang menghabiskan waktunya secara tidak biasa, bagiku ayat ini sangat menarik dan begitu relevan.

I don’t know but when writing this, I feel like it’s a slap exactly on my cheek. I wish I knew this ayaah earlier when I was in high school. I need to come back to Quran a way earlier than this age. 🤧

Ayat ini ada dalam surah Luqman. Sebuah surah yang mengandung nasihat-nasihat penuh hikmah dari seorang ayah pada anaknya. Ayat favoritku ini gak mengandung pesan Luqman, melainkan sekedar hint dan introduction ajayang nantinya juga berkaitan dengan pesan Luqman di halaman selanjutnya. Ayat 6 itu berbunyi:

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَشۡتَرِى لَهۡوَ ٱلۡحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ بِغَيۡرِ عِلۡمٍ۬ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا‌ۚ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ لَهُمۡ عَذَابٌ۬ مُّهِينٌ۬

Dan di antara manusia [ada] orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan [manusia] dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. 

Berdasarkan penjelasan Ustadz Nouman, ayat ini turun ketika ada yang menghalang-halangi orang lain dalam mengikuti ajaran Rasulullah di Mekkah. Bagi yang siapapun yang mendengar, Nabi Muhammad itu kan kalau berbicara sangat menawan hati ya, nah para pembesar Quraisy itu geram dan gak suka banget ngeliat orang-orang nanti jadi muslim. Jadi ada salah satu pedagang pergi ke Syria dan menemukan seorang wanita yang bernyanyi dengan sangat merdu. Lalu dibawa ke Mekkah buat bikin concert, so kapanpun nabi Muhammad ceramah, perempuan itu mulai nyanyi and mengumpulkan orang banyak sekitar dia. Melayani dengan minuman dan makanan juga.

Kalau bisa kita connect dan ngambil pelajaran dari fenomena zaman sekarang, ada orang-orang yang investasi uang banyak di dunia hiburan biar kita semua ke-distract dari jalan Allah. Orang-orang berlomba, mengejar kesempatan terlibat dan investasi pada industri Hollywood, Disney, Vevo music, Korean Drama, Boyband, dll. Produser dan penontonnya sama-sama mati matian untuk itu. Itu yang sekelas International. Belum yang kelas bawah, yang juga banyak berjamuran di sosial media terfavorit: Instagram-Youtube-Tiktok, yang misinya buat bikin kita lupa dan jauh dari Al Quran.

Music industry, movie industry semua itu memang sengaja dibuat untuk waktu luang kita, yang bikin kita jadinya SELALU TERSIBUKKAN. Bukan hanya gak punya waktu lagi untuk di jalan Allah, tapi aktivitas itu juga mengandung perbuatan setan di dalamnya. Percakapan yang semestinya anak remaja belum tahu jadi tahu, yang vulgar-vulgar, yang tabu jadi gak tabu lagi, remaja jadi pengen berpakaian seperti entertainer, berbicara seperti entertainer, berperilaku seperti entertainer, dll. At the end, it becomes ‘a culture of misguidance spreads’. 😭

Terus apa hubungannya sama COVID? Well.. Di era layar ini, kita mudah banget buat dapetin entertainment. Dan di tengah pandemi ini, orang-orang beraktivitas #dirumahaja dan banyak menghabiskan waktunya di ruang digital. Bosan tinggal Youtube-in saja. Gabut tinggal Netflix-in saja, Spotify-in saja, scrolling sosmed saja. Film zaman sekarang pun gampang banget diakses, dengan kualitas yang bagus dan gratis lagi. 1 video saja sudah menyita 10-15 menit kita — dan kita nonton beberapa video entertainment dalam sehari. Belum lagi film yang bisa berjam-jam? Padahal waktu luang itu rezeki dan harusnya waktu itu dibuat dzikir sama Allah. Aktivitas yang jelas lebih worth it dalam pandangan Allah dan pastinya menguntungkan diri kita sendiri di kehidupan yang lebih kekal nanti. Kemarin gak bisa belajar Quran alasannya gak ada waktu. Sekarang waktu banyak di rumah malah bingung ngapain dan dibuang-buang gitu aja untuk aktivitas yang gak purposeful dari segi spiritual.

Waktu cuma berjalan sekali, terus kebuang-buang lagi.. Banyak orang yang meninggalnya suulkhotimah dan hanya minta diberi waktu walaupun sebentar untuk sekedar tobat. Well.. This is just personal self-reminder that I’d like share to you. I’m not pointing anyone except myself.

Semoga kita bukan termasuk orang yang mudah ‘berlari’ ke entertainment agar kita tidak lambat laun menjadi orang yang lalai. Semoga kita dapat menjadi orang yang memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, plus worth it dalam pandangan Allah. Amin.

____

Video referensi : https://archive.org/details/TafseerOfQuranByNoumanAliKhan/31.Luqman1-20.mp3

Ditulis oleh : Siti Nurjannah Septiani (www.inspiredbysiti.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s