Corona Virus: A Wake-up Call from Allah


Di tengah kekacauan pandemi Virus Corona ini, Ustadz Nouman mengajak kita untuk mundur sejenak. Bertanya pada hati kita masing-masing: “Apa tujuan dasar kita hidup di dunia?”

Dan jawabannya ada di surat yang sangat pendek. Hanya 3 ayat. Sering kita baca. Al-Asr. Sudahkah kita meresapinya?

وَالْعَصْرِۙ = Demi Waktu!

Kata yang digunakan adalah ‘Asr, maknanya yaitu seperti kita memeras buah sampai sarinya habis.

Maka sesungguhnya Allah mengingatkan bahwa kita tidak memiliki banyak waktu di dunia ini.

Mungkin ada sebagian dari kita yang berpikir bahwa #dirumahaja membuat kita memiliki banyak waktu luang. Tidak. Waktu kita terbatas.

Ustadz juga mengilustrasikan surat ini seperti kita sedang tidak sadar lalu tenggelam. Apakah kita memiliki banyak waktu agar tetap hidup? Tidak.

Jadi bagaimana caranya agar kita selamat? WAKE-UP!

Ada 4 poin dasar agar kita selamat (tidak berada dalam kerugian):

1. Iman

Apabila kita memiliki lensa keimanan dalam melihat sesuatu, maka insya Allah kita mampu melihat tidak hanya di permukaan, tapi jauh melebihi itu.

Kita tidak hanya menghadapi pandemi ini dengan persiapan fisik dan finansial, tapi juga ingat bahwa Allah adalah Ar-Razzaq = Pemberi Rezeki, Al-Maula = Al-Waliy = Pelindung dan Penolong.

Sehingga ketika terjadi kepanikan, kita tetap tenang. Ada Allah.

2. Melakukan kebaikan

Ini adalah efek ketika kita memiliki iman. Di luar sana ada perbedaan pendapat definisi benar dan salah. Seringkali kebaikan dinilai salah.

Tapi sebagai orang beriman, kita harus mengikuti definisi kebaikan dari Allah. Allah lah yang akan memberi kita petunjuk.

Jangan hanya selamat sendirian, maka poin selanjutnya adalah kita harus mengajak orang lain.

3. Saling menasihati untuk kebenaran

Tidak mudah untuk menasihati seseorang, terkadang kita harus memilih antara menyampaikan kebenaran atau menjaga perasaannya.

Ustadz mengingatkan bahwa ketika kita ingin menasihati maka caranya harus dengan penuh kasih sayang (tawasaw ::: wasiyah), karena kita peduli dan sayang padanya. Bukan dengan cara menghakimi.

4. Saling menasihati untuk kesabaran

Tidak jarang saat menasihati lalu kita mendapat respon penolakan. Memang tidak mudah melakukan hal yang benar, terkadang itu menyakitkan. Tidak hanya menyakiti orang lain tapi juga diri sendiri.

Maka kita harus saling mengingatkan untuk tetap kuat, bertahan, bersabar, dan tetap saling menasihati dengan pendekatan yang baik.

Begitulah cara orang beriman menjalani waktu kehidupannya.

Semoga Allah kuatkan kita dalam menjaga iman.

Semoga Allah berikan kita petunjuk untuk melihat kebenaran di tengah kekacauan ini.

Semoga Allah mudahkan kita untuk saling menasihati dengan cara yang baik.

Sumber resume: Video March 20, 2020 – Khutbah by Nouman Ali Khan


Penjelasan Surat Al Asr versi animasi bisa disaksikan di: Illustrated Explanation of Surah al Asr | Nouman Ali Khan | [HD] – FreeQuranEducation YouTube Channel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s