Hubungan Manusia Yang Semestinya – Omar Suleiman


Ketika seseorang menyakiti dan kita merasa dizalimi oleh orang lain.

“Mengapa harus saya?”

“Mengapa saya yang harus memulai?”

“Kenapa harus saya yang mencoba berbicara jika orang itu yang menyakiti?”

“Mengapa saya yang harus memperbaiki hubungan?”

“Mereka yang salah.”

Tahukah Anda? Mungkin Anda benar, tetapi apakah Anda mengira… apakah Anda ingin Allah menghukum dengan ukuran yang sama? Ketika Anda menemui Allah (سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى) pada Hari Pengadilan.

Apakah Allah pernah menzalimi Anda? Andalah yang menzalimi diri sendiri dengan tidak mematuhi Allah (سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى).

Jadi, bukan itu. Anda hanya ingin berbaikan dengan orang-orang yang ingin berbaikan, Anda hanya berdamai dengan orang-orang yang ingin berdamai. Anda tidak menghapus dendam itu dari hati.

Kemudian Anda berkata, “Saya tidak ingin Allah menghukum saya, atas apa pun di Hari Penghakiman.”

“Saya akan memaafkan dan berdamai meskipun saya pikir Anda yang salah.”

“Jika saya sungguh-sungguh memiliki ihsan, saya tidak akan mengingatkan berapa kali Anda salah.”

“Saya akan membiarkannya berlalu demi Allah (سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى).”

Tidak menzalimi. Tidak. Tapi kejahatannya, hal-hal yang membuat kita berjauhan, dan seringkali, memisahkan kita.

Anda mempunyai anggota keluarga yang tidak berbicara satu sama lain karena uang. Anda menemukan orang memutuskan hubungan seumur hidup, yang terkadang suci, disucikan oleh Allah, ikatan keluarga, hanya karena percakapan konyol.

Anda tahu apa yang biasa menjadi penyebabnya? Bila ingin menghancurkan hubungan Anda dengan sangat-sangat-sangat cepat. Biarkan hal-hal ini menjadi media yang digunakan pada hubungan Anda. Anda akan menghancurkan semuanya, satu per satu.

Ketika Anda tidak memiliki percakapan serius secara langsung dengan orang-orang, Anda membatasinya dengan email, pesan WhatsApp, dan menyerang orang-orang melalui Facebook.

Anda tahu, itu seperti… ini lucu ketika suami dan istri berdebat, atau ketika hubungan suami dan istri tidak berjalan dengan baik, seluruh dunia mengetahuinya. Karena Anda online dan mengirim tentang bagaimana seharusnya seorang suami, dan bagaimana seharusnya seorang istri. Dan semua orang mengetahui Anda sedang membicarakan suami dan istri Anda.

Itu bukan cara untuk memperbaiki hubungan. Email bukan cara untuk memperbaiki hubungan. telepon, WhatsApp, pesan teks, bukan cara untuk memperbaiki hubungan.

Belajar berbicara dengan orang-orang. Bawa hubungan Anda layaknya manusia, tanpa perantara robot, tanpa perantara teknologi.

Ketika kita berbicara satu sama lain tanpa ini. Ada rahmah, ada belas kasih, ada bagian alami manusia.

Saya dapat mengatakan hal-hal ini kepada Anda, yang tidak akan pernah saya berani mengatakannya di depan Anda. Namun, entah bagaimana saya terus melakukannya, lagi, dan lagi.

Saya terus menyerang orang dengan benda kecil ini, ya, ini iPhone. Jika Anda memiliki Android, itu juga syaitan.

Kata-kata Anda sangat buruk, ketika tidak menggunakan iPhone. Saya harap saya dibayar oleh mereka. Saya harus berhenti menggunakan ini (smartphone). Dan saya harus menggunakan ini (berbicara langsung). Dan biarkan orang saling memanusiakan satu sama lain. Dan berikan orang-orang manfaat dari keraguan. Ketika Anda menyimpan dendam, Anda hanya akan menghentikan diri dari kemajuan.

Ibn Qayim (رحمه الله) berkata, saat musuh menembakkan panah pada Anda dan luput. Tak hanya dia gagal menyerang dengan panahnya, tetapi Anda juga membuatnya menyia-nyiakan anak panah.

Jadi ketika orang-orang mencoba untuk menyinggung, menyakiti, Anda tidak terpengaruh, maka Anda selalu bisa mengabaikannya. Saya tidak ingin mengatakan ketika mereka merasa rendah, Anda merasa tinggi, tetapi Anda tahu, Anda memahami pesannya.

Anda selalu bisa mengatasinya, dan selalu bisa menjadi orang yang lebih baik. Selalu bisa menjadi orang yang menunjukkan ihsan. Tak hanya Anda tidak terkena panah, Anda menyebabkan orang itu membuang panahnya.

Mereka akan menilai, mengevaluasi kembali cara mereka membawa diri.

Subtitle Transkrip oleh Darul Arqam Studio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s