[MFA2019] Jatuh Cinta Pada Alam dan Lingkungan – Faiza F


Saya terinspirasi dengan banyaknya ayat dalam Quran yang menceritakan tentang alam dan lingkungan. Ayat-ayat yang puitis, yang banyak mencakup penggambaran alam dan lingkungan, baik dalam bentuk sumpah dan perumpamaan. Yang banyak diceritakan dalam surat-surat awal turunnya Quran untuk memupuk tauhid.

Dan memang, semakin terhubung dengan alam, semakin menyadari “real”nya akan esensi dari penciptaan. Keindahan alam, keanekaragaman hayati, adanya hutan yang indah terhampar, suara gemericik sungai yang renyah di telinga adalah bentuk karunia Allah yang luar biasa.

Ada banyak ayat favorit saya, yang menjadi pengingat dan reminder dari aktivitas saya sehari-hari akan kuasanya Allah. Salah satunya adalah Q.S An-Naba ayat 16.

Keindahan alam saat ini, adalah teaser di surga nanti

Salah satu surat favorit saya adalah Q.S An-Naba. Surat yang menceritakan banyak perumpamaan dengan mengambil kejadian-kejadian di sekitar juga akan femonena alam, supaya kita terus sadar akan penciptaan Allah dan tidak menjadi kelompok mukadzibin (termasuk skeptis terhadap hari akhir).

Kali ini yang saya cuplik adalah Q.S An-Naba ayat 16:                            وَجَنَّٟتٍ أَلْفَافًا

wa jannatin alfafa

This is really simple ayat, namun buat saya mind-blowing. Awalnya saya mengira bahwa makna “jannatin” adalah Jannah = surga. Namun, ternyata penjelasan linguistik ayat ini berbeda.

Arti “wa jannatin alfafa” = dan kebun-kebun yang rindang.

Menyimak penjelasan lecture Ust. Nouman Ali Khan, makna “jannatin” di sini rupanya adalah kebun yang ada di dunia. Dan ternyata penggunaan “jannatin” adalah untuk teaser / preview akan kondisi surga.

Apa sih motivasi masuk surga (jannah)? Ada pohon, sungai, kebun. Ketika Allah bilang akan sesuatu, terkadang kita harus merasakan dulu kan? Jika kamu tidak pernah merasakan juga melihat hijaunya kebun di dunia ini, kamu tahu bagaimana rasanya bagaimana nikmatnya, bagaimana gembiranya.

 

Allah mengajak kita untuk merenungkan, bahwa kebun dan keindahan Alam di dunia saja sudah sebagus ini, apalagi nanti di Jannah.

Dan juga pembelajaran dan refleksi untuk saya pribadi.. saat pergi ke pantai, pergi ke gunung, pergi ke laut, ataupun melihat suatu keindahan alam yang membuat hati dan mata merasa takjub. Sadari bahwa ini baru teaser. Secuilnya saja, dari nanti kehidupan di akhirat.

Apa saja keindahan yang kita lihat saat ini di dunia, ini baru teaser, di akhirat nanti akan ada yang beribu kali jauh lebih indah dan sustain. Masya Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s