[MFA2019] Ramadhan dan Avengers: Endgame – Heru Wibowo


 

Memori sepuluh tahun lalu itu terbuka kembali.

Jadi, apa yang bikin kita semua ada di sini? Padahal saat ini juga, banyak yang mungkin sedang asyik di depan TV. Mungkin sedang menonton sinetron atau tayangan favorit mereka. Tapi Anda semua memilih untuk berada di masjid ini. Sejak sebelum shalat Isya’ tadi dimulai. Apa yang membuat Anda tinggalkan semua urusan dunia dan berada di masjid ini?

Pertanyaan ini dilemparkan oleh salah seorang dari Jamaah Tabligh yang sedang mengunjungi masjid di komplek kami. Dia orang Arab. Maka pertanyaannya pun aslinya dalam bahasa Arab. Salah seorang dari kami menerjemahkannya ke dalam bahasa ibu pertiwi.

Hening. Tak satu pun dari jamaah yang angkat bicara.

Sementara itu, hati saya berdegup kencang. Mungkin karena saat itu saya sedang menghafalkan Al-Baqarah 165.

وَٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ أَشَدُّ حُبࣰّا لِّلَّهِۗ

Walladziina aamanuu asyaddu hubballillaah. Orang-orang yang beriman itu sangat besar cintanya kepada Allah.

Saking cintanya sama Allah, semuanya ditinggalkan saat adzan sudah berkumandang.

Rasanya ada yang mendorong saya. Suara saya tiba-tiba memecah kesunyian. “Walladziina aamanuu asyaddu hubballillaah.” (Al-Baqarah 165)

Malam itu, ayat itu dikupas tuntas. Saya terkesima. Orang ini walk the talk. Tidak sekedar bicara. Bahkan dia rela meninggalkan keluarganya nun jauh di Timur Tengah sana. Saking cintanya sama Allah ta’ala.

*****

Avengers: Endgame tayang 24 April menjelang Ramadhan. Tentu saja ini bukan bagian dari persiapan Ramadhan. Tapi faktanya, bioskop-bioskop penuh sesak menyambut para pahlawan super dari Marvel ini, menjelang Ramadhan.

Kenangan walladziina aamanuu asyaddu hubballillaah (Al-Baqarah 165) sepuluh tahun yang lalu muncul kembali weekend kemarin, saat istri saya ingin memberi hadiah buat anak-anak kami.

Anak-anak kami memang “kurang bermain” liburan kali ini. Banyak tugas sekolah. Belum lagi mereka masih disiplin ikut les, rajin setor hafalan, dan tentunya tertib menjaga shalat lima waktu. Maka istri saya ingin memberikan hadiah itu. Nonton Avengers Endgame yang durasinya 181 menit alias 3 jam lebih.

Sampai weekend berakhir, kami belum jadi nonton Avengers Endgame. Pilih waktunya susah. Ada satu jadwal shalat yang bakal tidak bisa tepat waktu. Salah pilih jadwal bisa fatal. Misalnya yang jam 14:50. Masuk teater belum ‘Ashar, keluar teater sudah Maghrib. Waktu Bogor.

Ah, lebay! Ga ada yang salah kok. Normal-normal saja. Toh pemerintah dan MUI juga tidak melarang jam berapa pun kita mau nonton. Tidak ada fatwa ulama soal kehati-hatian terkait waktu nonton Avengers. Tidak juga dari NU dan Muhammadiyah. Everything is fine. Everything looks pretty okay.

Iya sih. Tapi entah kenapa dari dalam hati saya muncul pertanyaan, “Pernahkah kamu luangkan waktumu, lebih dari 3 jam nonstop, hanya untuk Allah?

Walladziina aamanuu asyaddu hubballillaah.. (Al-Baqarah 165).

“Orang-orang yang beriman itu sangat besar cintanya kepada Allah…

Kalo kita bisa 3 jam lebih nonstop bersama Avengers, harusnya kita bisa dong, punya waktu yang lebih lama lagi khusus hanya untuk “Allah”.

Alhamdulillah, hatiku tiba-tiba sedikit merasa lega. Setelah teringat apa yang terjadi tanggal 10 Maret lalu di Balai Kartini. Setidaknya ikut Story Night yang 4 jam itu menjadi obat penawar perasaan bersalah ini.

Oh ya, di Story Night itu Ustadz Nouman bilang, yang selfie atau ambil gambar, dia berhutang hafalan satu halaman yang baru.

Inspiring!

Terbersit niat dalam diri. Jika aku jadi nonton Avengers sama keluarga, akan aku luangkan waktuku di bulan Ramadhan, setidaknya satu hari di weekend, untuk baca Al-Qur’an 4 jam nonstop. Mungkin setelah shalat sunnah syuruq sampai sebelum zhuhur.

*****

Orang-orang yang beriman itu sangat besar cintanya kepada Allah, dibandingkan dengan siapapun yang mencintai apapun selain Allah. Sebagian anak terobsesi dengan video games. Kecintaan mereka itu tidak bisa menandingi kecintaan orang-orang yang beriman kepada Allah. Rasa cinta yang membara dari orang-orang yang beriman kepada Allah tak ada bandingannya (unmatched),” komentar Ustadz Nouman di Bayyinah TV (A Deeper Look) tentang walladziina aamanuu asyaddu hubballillaah. Di menit ke-24 di video yang mengupas Al-Baqarah 165.

Rasa cinta yang sangat besar kepada Allah membuat orang-orang yang beriman mengorbankan rasa cinta yang lain. Ustadz Nouman mengambil contoh seorang anak muda yang mencintai teman-temannya. Dia diundang ke suatu pesta yang dia khawatirkan bisa merusak agamanya. Dia menolak menghadirinya. Tapi dia diancam bahwa dia tidak akan diundang lagi. Bahkan tidak dianggap teman lagi. Padahal ini adalah teman-teman terbaik sejak masa kecilnya. Pilihan yang sulit. Tapi dia yakin bahwa dia akan mendapatkan teman baru yang jauh lebih baik.

Cinta butuh pengorbanan. Cinta kepada ibunda yang sedang sakit membuat kita rela untuk tidur tidak nyaman karena bermalam di rumah sakit. Mungkin hanya beralas tikar di atas lantai ruang rawat inap. Itu pun harus mengorbankan cinta kepada pasangan kita dan anak-anak yang kita tinggalkan di rumah.

Taat sama Allah tidak saja bikin Allah happy. Tapi pengorbanan karena rasa cinta kita yang sangat besar kepada Allah itu akan membuat kita happy. Saat kita belum juga shalat padahal sudah masuk waktunya, kita merasa ada sesuatu yang hilang.

*****

Ya Allah.

Aku mencintai-Mu sehingga aku menghafalkan kata-kata-Mu.

Walladziina aamanuu asyaddu hubban lillaah.

Aku suka ayat ini karena bikin aku makin cinta sama Kamu.

Peliharalah rasa cintaku ini ya Allah.

Lindungi aku dari semua yang mencoba memalingkanku dari jalan-Mu.

*****

Source: I’m watching 060. Al-Baqarah (Ayah 165) – A Deeper Look http://bit.ly/2tI9IyW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s